JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Dunia hobi perkutut kembali diramaikan dengan perhelatan akbar yang digelar oleh Liga Perkutut Sumenep (LPS). Bertempat di Lapangan Batang-Batang, Sumenep, ratusan pecinta burung perkutut dari berbagai penjuru Madura bahkan luar daerah akan berkumpul dalam ajang yang menjadi magnet bagi para penghobi.
Kegiatan besar ini akan berlangsung pada besok, Minggu (31/08/2025). Agenda tersebut selalu ditunggu-tunggu para pecinta perkutut karena bukan hanya sekadar lomba suara burung, melainkan juga wadah besar yang mempertemukan para penghobi dalam suasana kebersamaan dan persaudaraan.
Terbukti, pada gelaran kali ini lebih dari 350 peserta siap hadir memadati arena. Mereka datang dari Kabupaten Sumenep, Pamekasan, Sampang, Bangkalan, bahkan dari luar Pulau Madura.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lapangan Batang-Batang pun dipastikan akan semarak dengan deretan sangkar yang berjajar rapi, sementara suara merdu perkutut saling bersahutan, menciptakan orkestra alam yang khas dan memikat.
Ketua LPS Sumenep, H. Syakur, menegaskan bahwa konsistensi LPS dalam menyelenggarakan kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen menjaga tradisi sekaligus meningkatkan kualitas dunia perkutut di Madura.
Ia menyampaikan rasa syukurnya atas antusiasme luar biasa para peserta yang terus berdatangan dari berbagai wilayah. Menurutnya, keberadaan LPS bukan hanya sekadar organisasi, melainkan wadah untuk menyalurkan hobi, menjaga budaya, sekaligus mempererat tali silaturahmi antarpecinta perkutut.

“Setiap kali kegiatan ini digelar, kami selalu mendapat dukungan penuh dari masyarakat dan komunitas perkutut. Ini membuktikan bahwa hobi perkutut tetap mendapat tempat istimewa di hati masyarakat Madura, bahkan mampu menarik minat dari luar daerah,” kata H. Syakur.
Sementara itu, Ketua P3SI Pengda Sumenep, Matsin, menambahkan bahwa kegiatan rutin ini juga menjadi sarana hiburan rakyat yang mampu menggerakkan semangat kebersamaan.
Ia menyebut, kehadiran peserta dari berbagai daerah adalah bukti bahwa Sumenep memiliki magnet kuat sebagai pusat aktivitas dunia perkutut.
“Melalui kegiatan ini, tercipta ruang silaturahmi yang memperkuat persaudaraan sesama penghobi. Peserta bisa berbagi pengalaman, menambah pengetahuan, sekaligus membangun jejaring lebih luas. Inilah yang menjadi nilai lebih dari setiap agenda LPS,” ujar Matsin kepada media ini, Sabtu (30/08/2025)
Lebih lanjut, Matsin menegaskan bahwa baik LPS maupun P3SI akan terus berkomitmen untuk menjaga eksistensi, mengembangkan hobi burung perkutut, sekaligus mengharumkan nama Sumenep dan Madura di kancah yang lebih luas.
“Kami optimistis, dengan semangat kebersamaan, kegiatan semacam ini akan menjadi pionir dalam melestarikan budaya sekaligus menghadirkan kebanggaan baru bagi masyarakat,” tutupnya.
Sebagai catatan, rangkaian kegiatan ini juga merupakan bagian dari program Latihan Penilaian (Latnil) dan Latihan Bersama (Latber) yang secara berkelanjutan digagas oleh LPS untuk memperkuat komunitas perkutut di Madura. (REDJAVA****)










