JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – 15 hari lagi menuju pemilihan umum serentak 2024, tepatnya 14 Februari 2024 mendatang. KPU Sumenep menggelar simulasi pemungutan dan perhitungan suara.
Acara tersebut berlangsung di halaman Kantor KPU Jalan Asta Tinggi Temor Lorong Desa Kebonagung, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Selasa (30/01/2023).
Komisioner KPU Sumenep Divisi Teknis dan Penyelenggaraan, Deki Prasetia Utama menuturkan simulasi pemungutan dan penghitungan suara ini adalah kedua kalinya setelah sebelumnya dilakukan di tempat yang sama.
“Maka dari itu. Kita kembali lakukan kegiatan serupa agar semakin mantap nanti di lapangan,” kata Deki Prasetia Utama kepada media, Selasa 30 Januari 2024.
Menurutnya simulasi ini dalam rangka pemantapan pada pelaksanaan Pemilu 2024 di masing-masing desa hingga kecamatan di Kabupaten Sumenep.
“Ini juga termasuk menindaklanjuti surat Dinas Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI pada awal Januari 2024 kemarin,” sebut Komisioner KPU Divisi Teknis dan Penyelenggaraan, Deki Prasetia Utama.
Meskipun demikian kata Deki menyebut dengan kegiatan yang sama, ada beberapa serangkaian acara lain yang belum dilakukan sebelumnya.
Ia juga menegaskan kali ini pihaknya menerapkan aplikasi Sirekap. Sirekap itu adalah aplikasi yang nantinya dipergunakan oleh KPPS untuk meng upload hasil suara pada pelaksanaan.
“Aplikasi Sirekap ini nanti langsung melaporkan hasil perolehan surat suara saat pelaksanaan dan secara otomatis masuk ke rekap KPU RI,” jelasnya.
Termasuklah pengaturan Tempat Pemungutan Suara (TPS). Untuk luasnya 10 x 8. Namun kata Deki Prasetia Utama itu bisa disesuaikan dengan situasi dan kondisi di lapangan.
“Bisa juga tidak menggunakan luas 10×8 sesuai kondisinya. Tapi jika masih dilakukan dengan ketentuan itu, hendaknya kalau bisa disamakan,” tandasnya.
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua KPU, Komisioner KPU, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan utusan Parpol peserta Pemilu 2024. (REDJAVA/RS)











