JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Olahraga billiard di Madura semakin menunjukkan eksistensinya dengan digelarnya Gen Billiard Tournament Bupati Cup Madura Open 2025.
Turnamen ini secara resmi dibuka pada Minggu (16/2/2025) di Probet Billiard, Sumenep, oleh Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, H. Moh. Iksan, S.Pd., M.T., yang hadir mewakili Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo.
Dengan diikuti 126 peserta dari empat kabupaten di Madura, turnamen ini tak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum penting dalam mencari dan membina atlet billiard profesional yang siap berlaga di tingkat lebih tinggi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Persaingan dalam turnamen ini dipastikan berlangsung sengit. Para peserta berjuang untuk memperebutkan total hadiah sebesar Rp 16 juta, dengan rincian: Juara 1: Rp 7 juta, Runner-up: Rp 2,5 juta, Juara 3: Rp 1,5 juta, Juara 4: Rp 1 juta, Babak 8 besar: Rp 500 ribu, Babak 16 besar: Rp 250 ribu
Hadiah yang cukup besar ini diharapkan mampu memacu semangat para atlet untuk menunjukkan performa terbaiknya.
Ketua Panitia, Arifa Milyana Safitri, menyatakan bahwa turnamen ini bertujuan untuk membuka jalan bagi para atlet billiard Madura agar bisa bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.
“Kami ingin menjaring atlet-atlet terbaik dari Madura agar mereka bisa berlaga di event yang lebih besar. Turnamen ini bukan sekadar hiburan, tetapi sebuah langkah awal menuju karier profesional di dunia billiard,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Disbudporapar Sumenep, Moh. Iksan, mengungkapkan bahwa turnamen ini merupakan bukti bahwa Madura memiliki potensi besar dalam dunia olahraga billiard.
“Kita melihat bahwa billiard semakin diminati oleh generasi muda di Madura. Dengan adanya turnamen seperti ini, kami berharap bisa menemukan bibit-bibit unggul yang nantinya bisa dibina lebih lanjut untuk berkompetisi di tingkat provinsi hingga nasional,” ujarnya.
Iksan juga menekankan bahwa pemerintah daerah siap memberikan dukungan kepada para atlet berbakat yang muncul dari turnamen ini.
“Kami ingin atlet-atlet Madura memiliki kesempatan yang sama dengan daerah lain. Jika ada yang memiliki potensi besar, tentu akan kami fasilitasi agar bisa berkembang lebih jauh. Jangan sampai bakat mereka terhenti hanya di tingkat lokal,” tambahnya.
Lebih lanjut, Iksan berharap turnamen ini bisa menjadi titik awal bagi Madura untuk membangun ekosistem olahraga billiard yang lebih profesional.
“Kami ingin melihat Madura menjadi salah satu daerah yang diperhitungkan dalam dunia billiard Indonesia. Bukan tidak mungkin, suatu saat nanti kita bisa memiliki atlet nasional atau bahkan internasional yang berasal dari Sumenep,” tandasnya.
Dengan tingginya animo peserta serta dukungan penuh dari berbagai pihak, Gen Billiard Tournament Bupati Cup Madura Open 2025 menjadi sinyal bahwa Madura mulai serius dalam membangun prestasi di cabang olahraga ini. (REDJAVA****)









