Yuk…! Intip Pelatihan Penulisan Buku Non Fiksi Bagi Guru ASN Digelar Disdik Sumenep

- Redaksi

Kamis, 3 Oktober 2024 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid GTK Disdik Sumenep Akhmad Fairusi, SPd, M.AP. Dan Suasana Pelatihan Penulisan Buku Non Fiksi Bagi ASN Guru

Kabid GTK Disdik Sumenep Akhmad Fairusi, SPd, M.AP. Dan Suasana Pelatihan Penulisan Buku Non Fiksi Bagi ASN Guru

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP –  Pelatihan penulisan buku non fiksi bagi Guru ASN yang digelar Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep memasuki masa pelatihan materi outline.

Kegiatan yang berlangsung lima hari di Hotel Azmi di Jalan Kapten Tesna Kelurahan Pajagalan, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, berlangsung khidmat.

Pada sesi pelatihan menyusun penulisan buku non fiksi adalah langkah penting untuk memberikan struktur dan alur yang jelas bagi para pembaca karya tulis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti disampaikan pemateri pelatihan ini, Yulianti SPd mengatakan bahwa outline ini berfungsi sebagai panduan penulis dalam mengorganisir ide-ide bagi para peserta pelatihan.

“Selain itu juga untuk memastikan setiap topik yang menjadi pembahasan dengan mendalam dan terstruktur,” katanya saat dikonfirmasi awak media Rabu (02/10/2024).

Langkah-langkah itu menurut Yulianti, SPd ada 9 langkah untuk penulisan Buku Non Fiksi meliputi :

Baca Juga :  Pelukan Muharram untuk Anak Yatim: KAHMI dan YIC Hadirkan Cinta di Bukit Lancaran

1. Menentukan Topik Utama
2. Menentukan Audensi
3. Riset Awal
4. Membagi Buku Menjadi Bagian-bagian Besar
5. Membuat Sub-Topik untuk setiap Bab
6. Menentukan Alur dan Urutan Bab
7. Menyusun Pendahuluan dan kesimpulan
8. Menambahkan Contoh dan Studi Khusus
9. Revisi dan Penyempurnaan Outline.

“Setelah outline selesai lakukan peninjauan ulang untuk memastikan alur buku sudah logis atau tidak, topik-topik utama apa sudah tercakup, telaah keseimbangan dalam pembahasan, sesuaikan dan sempurnakan outline sesuai kebutuhan,” tutupnya

Dengan outline seperti kata dia, penulis memiliki panduan yang jelas untuk menulis buku dan memastikan bahwa semua poin yang penting dibahas dengan baik.

Baca Juga :  Ada Nama Wongsojudo di Belakang Nama Bupati, Ini Penjelasan Orang Nomer Satu di Lingkungan Pemkab Sumenep

Pada sisi lain, Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Disdik Sumenep, Akhmad Fairusi, SPd, M.AP mengatakan guru memiliki peran penting dalam menciptakan kemampuan menulis kepada anak didik.

“Untuk itu pelatihan penulisan buku non fiksi ini diadakan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru di dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah,” kata Kabid GTK Akhmad Fairusi, SPd, M.AP, Kamis (03/10/2024).

Ia memaparkan bahwa seorang guru dengan memiliki keterampilan menulis tentunya akan menciptakan materi belajar yang interaktif sehingga anak didik dengan mudah dan cepat memahami apa yang disampaikan guru.

“Selain itu kemampuan menulis seorang guru juga dapat mendukung partisipasi mereka dalam penelitian, penulisan buku atau artikel, serta berbagi pengetahuan dengan komunitas pendidikan secara luas pada umumnya,” paparnya.

Lebih lanjut atas nama Kadisdik Sumenep, Dirinya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada guru yang telah mengikuti kegiatan pelatihan Buku Non Fiksi yang digelar Disdik Sumenep selama lima hari sejak tanggal 30 September hingga 4 Oktober 2024.

“Semoga ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti pelatihan ini dapat diimplementasikan dengan baik di sekolah masing-masing demi kemajuan pendidikan dan komitmen gerakan literasi di Kabupaten Sumenep,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU