Warga Batang-Batang dan Gapura Terlibat Perbedaan Pandangan Terkait Polisi Tidur di Depan Ponpes Tahfidz Al Karimiyyah

- Redaksi

Selasa, 12 Agustus 2025 - 17:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi Tidur di Depan Sisi Kanan Ponpes Tahfidz Al karimiyyah Gapura Yang Diperdebatkan Oleh Dua Warga

Polisi Tidur di Depan Sisi Kanan Ponpes Tahfidz Al karimiyyah Gapura Yang Diperdebatkan Oleh Dua Warga

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Polemik antara warga Desa Nyabakan Timur, Kecamatan Batang-Batang, dan warga Desa Beraji, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, mencuat terkait keberadaan polisi tidur di Jalan Raya Gapura, tepat di sisi kanan Pondok Pesantren Tahfidz Al Karimiyyah.

Abdul Hamid, S.Sos., M.Si., warga Nyabakan Timur, menyampaikan keberatannya karena polisi tidur tersebut dibuat terlalu tinggi. Menurutnya, ukuran yang berlebihan justru membahayakan pengguna jalan.

“Tingginya tidak sesuai standar. Harusnya ada ukuran yang tepat agar berfungsi mengurangi kecepatan, tapi tidak sampai membahayakan. Kalau seperti ini, justru bisa memicu kecelakaan baru,” ujarnya kepada media ini dengan nada tegas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, meskipun tujuan pemasangan adalah keselamatan, standar teknis tidak boleh diabaikan demi kenyamanan semua pengguna jalan.

Baca Juga :  Turun Langsung Keliling Ruang Perawatan, Direktur RSUDMA Sumenep Sapa dan Pantau Kondisi Pasien

Berbeda dengan Abdul Hamid, Junaidi, S.Si., warga Desa Beraji, justru mendukung pemasangan polisi tidur tersebut. Menurutnya, langkah ini sudah sesuai kebutuhan di lapangan.

“Jalan ini rawan kecelakaan. Beberapa kali ada pengendara yang melaju kencang dan nyaris menabrak santri, apalagi di depannya ada pondok pesantren putri Tahfidz Al-Qur’an Al Karimiyyah. Polisi tidur dipasang demi membatasi kecepatan dan menjaga keselamatan para santri serta pengguna jalan,” jelasnya.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, pihak dinas terkait telah memberikan rekomendasi sekaligus mewajibkan pemasangan polisi tidur di titik-titik rawan, termasuk di depan Ponpes Tahfidz Al Karimiyyah.

Baca Juga :  Penanganan Sampah Atensi 'KAK' Dalam Menjalin Kemitraan Dengan DLH Sumenep

Kebijakan ini diambil setelah menerima laporan kecelakaan yang berulang di kawasan tersebut, sehingga dianggap perlu langkah pencegahan meski menuai pro dan kontra di masyarakat. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU