Warga Batang-Batang dan Gapura Terlibat Perbedaan Pandangan Terkait Polisi Tidur di Depan Ponpes Tahfidz Al Karimiyyah

Selasa, 12 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi Tidur di Depan Sisi Kanan Ponpes Tahfidz Al karimiyyah Gapura Yang Diperdebatkan Oleh Dua Warga

Polisi Tidur di Depan Sisi Kanan Ponpes Tahfidz Al karimiyyah Gapura Yang Diperdebatkan Oleh Dua Warga

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Polemik antara warga Desa Nyabakan Timur, Kecamatan Batang-Batang, dan warga Desa Beraji, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, mencuat terkait keberadaan polisi tidur di Jalan Raya Gapura, tepat di sisi kanan Pondok Pesantren Tahfidz Al Karimiyyah.

Abdul Hamid, S.Sos., M.Si., warga Nyabakan Timur, menyampaikan keberatannya karena polisi tidur tersebut dibuat terlalu tinggi. Menurutnya, ukuran yang berlebihan justru membahayakan pengguna jalan.

“Tingginya tidak sesuai standar. Harusnya ada ukuran yang tepat agar berfungsi mengurangi kecepatan, tapi tidak sampai membahayakan. Kalau seperti ini, justru bisa memicu kecelakaan baru,” ujarnya kepada media ini dengan nada tegas.

Ia menambahkan, meskipun tujuan pemasangan adalah keselamatan, standar teknis tidak boleh diabaikan demi kenyamanan semua pengguna jalan.

Baca Juga :  Ketua Percasi Jatim Buka Kejuaran Catur Tropy Piala Bupati Sumenep di Sidoarjo

Berbeda dengan Abdul Hamid, Junaidi, S.Si., warga Desa Beraji, justru mendukung pemasangan polisi tidur tersebut. Menurutnya, langkah ini sudah sesuai kebutuhan di lapangan.

“Jalan ini rawan kecelakaan. Beberapa kali ada pengendara yang melaju kencang dan nyaris menabrak santri, apalagi di depannya ada pondok pesantren putri Tahfidz Al-Qur’an Al Karimiyyah. Polisi tidur dipasang demi membatasi kecepatan dan menjaga keselamatan para santri serta pengguna jalan,” jelasnya.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, pihak dinas terkait telah memberikan rekomendasi sekaligus mewajibkan pemasangan polisi tidur di titik-titik rawan, termasuk di depan Ponpes Tahfidz Al Karimiyyah.

Baca Juga :  193 Personel Disiagakan, Polres Sumenep Kawal Tarawih dan Zakat Mal Said Abdullah Berjalan Aman dan Khidmat

Kebijakan ini diambil setelah menerima laporan kecelakaan yang berulang di kawasan tersebut, sehingga dianggap perlu langkah pencegahan meski menuai pro dan kontra di masyarakat. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers
Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup
HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini
Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep
Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM
Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79
Penjual Tahu Bulat Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Desa Gunggung, Ini Hasil Penyelidikan Awal Polisi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:31 WIB

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:29 WIB

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:12 WIB

HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:41 WIB

Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:31 WIB

Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Berita Terbaru