Wabup Sumenep Sebut ICP Terobosan, Mahasiswa Uniba Gerakkan Ekonomi Lokal

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Sumenep KH Imam Hasyim, S.H.,M.H.

Wabup Sumenep KH Imam Hasyim, S.H.,M.H.

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Lantai dua Pasar Anom yang selama ini sepi perlahan berubah wajah. Deretan ruko yang sebelumnya lengang kini dipenuhi aktivitas mahasiswa Universitas Bahaudin Mudhary (Uniba) Madura yang menjalankan usaha secara langsung, menghadirkan atmosfer baru bagi denyut ekonomi lokal.

Melalui program Innovative Collaboration Project (ICP), hampir 1.000 mahasiswa diterjunkan ke lapangan. Mereka dibagi dalam 100 kelompok dan masing-masing mengelola satu unit ruko selama satu semester.

Program ini bukan sekadar praktik biasa, melainkan simulasi nyata dunia usaha mulai dari produksi, pemasaran hingga menghadapi konsumen secara langsung.

Tak hanya mengandalkan transaksi tatap muka, mahasiswa juga didorong mengoptimalkan platform digital.

Strategi pemasaran berbasis hybrid offline dan online menjadi kunci untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk.

Baca Juga :  Turnamen Biliar Bupati Cup Madura Open Siap Digelar, Total Hadiah Rp 16 Juta

Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, S.H.,M.H., menyebut program ini sebagai langkah terobosan yang mampu menjawab dua kebutuhan sekaligus: pendidikan berbasis praktik dan penguatan ekonomi daerah.

“Program ini sangat strategis, karena tidak hanya memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa, tetapi juga mampu menghidupkan kembali aktivitas ekonomi di lantai dua Pasar Anom,” kata Wabup KH. Imam Hasyim, Senin (6/4/2026).

Menurutnya, kehadiran mahasiswa dengan konsep bisnis yang lebih kreatif dan kekinian mampu menarik perhatian masyarakat untuk kembali berkunjung ke area yang sebelumnya kurang diminati.

“Ini inovasi yang sangat bagus untuk menarik masyarakat agar mau naik ke lantai dua. Ada daya tarik baru yang sebelumnya tidak ada,” tegasnya.

Ia juga menyoroti kolaborasi antara Uniba Madura dan BPRS Bhakti Sumekar sebagai fondasi penting dalam menyukseskan program tersebut.

Baca Juga :  Ketum FRN Agus Flores Kepada Ribuan Wartawan : Polisi Sombong Kepada Masyarakat, Bukan Anggotanya Kapolri

Sinergi antara dunia pendidikan dan lembaga keuangan dinilai mampu menciptakan ekosistem kewirausahaan yang kuat.

“Kolaborasi ini menjadi kekuatan besar. Mahasiswa tidak hanya belajar, tetapi juga didukung secara sistem, termasuk dalam pembiayaan dan pengembangan usaha,” ungkap KH. Imam Hasyim.

Program ICP sendiri dirancang sebagai proyek percontohan selama empat bulan. Pemerintah daerah akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk melihat dampak riil terhadap peningkatan kunjungan dan transaksi ekonomi di Pasar Anom.

“Kami akan evaluasi secara komprehensif. Jika hasilnya positif, tentu program ini bisa dikembangkan lebih luas sebagai model penguatan ekonomi berbasis generasi muda,” pungkasnya.

Sebagai bentuk dukungan, Pemkab Sumenep juga mulai menyiapkan penataan fasilitas, termasuk peningkatan sirkulasi udara dan kenyamanan ruang di lantai dua pasar.

Baca Juga :  Pilkatos SMAN 1 Sumenep: Belajar Demokrasi Sejak Bangku Sekolah, RAJ. Annafisya Terpilih Jadi Ketua OSIS 2025–2026

Langkah ini diharapkan mampu membuat pengunjung lebih betah dan mendorong interaksi ekonomi yang lebih intens.

Kini, harapan baru mulai tumbuh dari lantai dua Pasar Anom. Di tangan mahasiswa, ruang yang sempat kehilangan denyutnya perlahan berubah menjadi pusat aktivitas, inovasi, dan geliat ekonomi masa depan Sumenep. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Yankes Bergerak Tembus Kepulauan Sapudi, Ribuan Warga Nikmati Layanan Kesehatan Spesialis hingga Telemedicine
BREAKING NEWS: Diduga Mengantuk, Pengendara Motor Tabrak Pikap Parkir di Jalan Raya Gapura Sumenep, Satu Korban Terluka
Kunjungan Industri DPIB SMKN 1 Kalianget di Malang, Bekali Siswa Hadapi Tantangan Dunia Konstruksi Modern
Pendidikan Berkualitas Dimulai dari Kebersamaan, Pesan Kuat di Wisuda SDN Lobuk 1 Sumenep
Lindungi Keanekaragaman Hayati Pulau Saobi, Perhutani Dukung Penuh RPJP Cagar Alam 2027–2036
Perkuat Pengawasan Internal, Polres Sumenep Hadiri Taklimat Akhir Audit Kinerja Itwasum Polri
Pelepasan 58 Siswa SDN Pandian 1 Sumenep Berlangsung Khidmat, Haru dan Bahagia Berbaur Jadi Satu
Audiensi FWS di Komisi I DPRD Sumenep Berlangsung Gayeng, Dorong Tata Kelola e-Katalog dan Anggaran Publikasi Lebih Transparan

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:52 WIB

Yankes Bergerak Tembus Kepulauan Sapudi, Ribuan Warga Nikmati Layanan Kesehatan Spesialis hingga Telemedicine

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:06 WIB

BREAKING NEWS: Diduga Mengantuk, Pengendara Motor Tabrak Pikap Parkir di Jalan Raya Gapura Sumenep, Satu Korban Terluka

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:50 WIB

Kunjungan Industri DPIB SMKN 1 Kalianget di Malang, Bekali Siswa Hadapi Tantangan Dunia Konstruksi Modern

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:40 WIB

Pendidikan Berkualitas Dimulai dari Kebersamaan, Pesan Kuat di Wisuda SDN Lobuk 1 Sumenep

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:59 WIB

Lindungi Keanekaragaman Hayati Pulau Saobi, Perhutani Dukung Penuh RPJP Cagar Alam 2027–2036

Berita Terbaru