JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim melakukan kunjungan resmi ke Naghfir Institute, Kamis (12/12/2025). Kunjungan ini menandai penguatan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Sumenep dan lembaga pemberdayaan masyarakat yang dinilai konsisten berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia dan ekonomi lokal.
Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati menyerahkan keris khas Sumenep kepada Direktur Naghfir Institute, Naghfir, S.Hi., S.H., M.Kn. Penyerahan pusaka budaya ini menjadi simbol penyatuan visi pemerintah daerah dan Naghfir Institute dalam mendorong Sumenep sebagai Kota Keris, sekaligus bentuk apresiasi atas kiprah lembaga tersebut selama lima tahun terakhir.
Wakil Bupati Sumenep menyampaikan, keris memiliki makna yang melampaui nilai historis. Menurutnya, keris merupakan representasi kearifan lokal, filosofi kehidupan, serta identitas masyarakat Sumenep yang perlu terus dijaga dan dikembangkan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pemerintah daerah melihat Naghfir Institute memiliki semangat yang sejalan dengan visi pembangunan Sumenep, khususnya dalam membangun masyarakat yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing. Keris ini menjadi simbol persatuan visi tersebut,” kata KH Imam Hasyim di sela kegiatan.
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi atas berbagai program pemberdayaan yang telah dijalankan Naghfir Institute. Program-program tersebut dinilai selaras dengan agenda pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penguatan ekonomi masyarakat, serta pembangunan sosial yang inklusif.
Beberapa program unggulan yang mendapat perhatian antara lain pendampingan UMKM, yang mencakup layanan gratis pengurusan perizinan, perluasan akses pasar, hingga fasilitasi permodalan. Selain itu, Naghfir Institute juga mengembangkan berbagai program pendidikan dan pelatihan, seperti Schooling Entrepreneurship, Sekolah Advokasi, Schooling Hypnotherapy, Schooling Mediator, Home Schooling, Schooling Pariwisata, Schooling Speaking, dan Schooling New Born.
Program-program tersebut dinilai berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas masyarakat, menciptakan sumber daya manusia yang terampil, serta membuka peluang usaha baru di berbagai sektor.
Direktur Naghfir Institute, Naghfir, menyambut baik apresiasi dan dukungan Pemerintah Kabupaten Sumenep. Ia menegaskan bahwa penyerahan keris tersebut menjadi dorongan moral sekaligus tanggung jawab bagi lembaganya untuk terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Keris ini kami maknai sebagai amanah. Kami berkomitmen untuk terus memperkuat peran Naghfir Institute dalam pemberdayaan masyarakat, sekaligus mendukung visi pemerintah daerah dalam pembangunan Sumenep,” ujarnya.
Kunjungan Wakil Bupati Sumenep ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan Naghfir Institute, khususnya dalam pengembangan potensi budaya, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kolaborasi tersebut diproyeksikan mampu mendorong Sumenep menuju daerah yang berdaya saing, inovatif, dan tetap berakar pada nilai-nilai budaya lokal. (REDJAVA****)









