Wabup KH. Imam Hasyim Serahkan Keris Pusaka ke Naghfir Institut, Perkuat Kolaborasi Pemberdayaan Masyarakat

- Redaksi

Jumat, 12 Desember 2025 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Sumenep KH. Imam Hasyim Saat Menyerahkan Keris Pusaka kepada Direktur Naghfir Institut Dr. Naghfir di Kediaman di Jalan Lingkar Barat Desa Batuan, Jum'at (13/12/2025)

Wabup Sumenep KH. Imam Hasyim Saat Menyerahkan Keris Pusaka kepada Direktur Naghfir Institut Dr. Naghfir di Kediaman di Jalan Lingkar Barat Desa Batuan, Jum'at (13/12/2025)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim melakukan kunjungan resmi ke Naghfir Institute, Kamis (12/12/2025). Kunjungan ini menandai penguatan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Sumenep dan lembaga pemberdayaan masyarakat yang dinilai konsisten berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia dan ekonomi lokal.

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati menyerahkan keris khas Sumenep kepada Direktur Naghfir Institute, Naghfir, S.Hi., S.H., M.Kn. Penyerahan pusaka budaya ini menjadi simbol penyatuan visi pemerintah daerah dan Naghfir Institute dalam mendorong Sumenep sebagai Kota Keris, sekaligus bentuk apresiasi atas kiprah lembaga tersebut selama lima tahun terakhir.

Wakil Bupati Sumenep menyampaikan, keris memiliki makna yang melampaui nilai historis. Menurutnya, keris merupakan representasi kearifan lokal, filosofi kehidupan, serta identitas masyarakat Sumenep yang perlu terus dijaga dan dikembangkan.

“Pemerintah daerah melihat Naghfir Institute memiliki semangat yang sejalan dengan visi pembangunan Sumenep, khususnya dalam membangun masyarakat yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing. Keris ini menjadi simbol persatuan visi tersebut,” kata KH Imam Hasyim di sela kegiatan.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi atas berbagai program pemberdayaan yang telah dijalankan Naghfir Institute. Program-program tersebut dinilai selaras dengan agenda pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penguatan ekonomi masyarakat, serta pembangunan sosial yang inklusif.

Baca Juga :  PASI Sumenep Ukir Prestasi Gemilang di Kejurnas Atletik 2025, Bawa Pulang 10 Medali

Beberapa program unggulan yang mendapat perhatian antara lain pendampingan UMKM, yang mencakup layanan gratis pengurusan perizinan, perluasan akses pasar, hingga fasilitasi permodalan. Selain itu, Naghfir Institute juga mengembangkan berbagai program pendidikan dan pelatihan, seperti Schooling Entrepreneurship, Sekolah Advokasi, Schooling Hypnotherapy, Schooling Mediator, Home Schooling, Schooling Pariwisata, Schooling Speaking, dan Schooling New Born.

Program-program tersebut dinilai berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas masyarakat, menciptakan sumber daya manusia yang terampil, serta membuka peluang usaha baru di berbagai sektor.

Direktur Naghfir Institute, Naghfir, menyambut baik apresiasi dan dukungan Pemerintah Kabupaten Sumenep. Ia menegaskan bahwa penyerahan keris tersebut menjadi dorongan moral sekaligus tanggung jawab bagi lembaganya untuk terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Baca Juga :  Bupati Fauzi Dorong Porprov Jatim 2029 Digelar di Madura: Momentum Olahraga Jadi Mesin Ekonomi Baru

“Keris ini kami maknai sebagai amanah. Kami berkomitmen untuk terus memperkuat peran Naghfir Institute dalam pemberdayaan masyarakat, sekaligus mendukung visi pemerintah daerah dalam pembangunan Sumenep,” ujarnya.

Kunjungan Wakil Bupati Sumenep ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan Naghfir Institute, khususnya dalam pengembangan potensi budaya, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kolaborasi tersebut diproyeksikan mampu mendorong Sumenep menuju daerah yang berdaya saing, inovatif, dan tetap berakar pada nilai-nilai budaya lokal. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Cabe Jamu Sumenep Dibidik Tembus Pasar Dunia, Kemensos Berdayakan 220 KPM Jadi Petani Mandiri
Semarak Sape Sonok 2026 di Sumenep, Staf Ahli Bupati Bicara Budaya hingga Ekonomi Lokal
Polisi Sumenep Sikat Peredaran Miras, 17 Botol Arak Bali Diamankan
Gerak Cepat Prajurit Yonif TP 931/KJ Padamkan Kebakaran Lahan di Kebunan
Pengabdian Berbuah Penghargaan, Imam Syafi’i S.H. Terima Lencana Pancawarsa V Tingkat Jawa Timur
PKDI Cup II 2026: Saling Serang di Lapangan, Pamekasan dan Sumenep Berbagi Angka 1-1
Era Fintech Makin Pesat, Dr. Naghfir Ingatkan Pemuda Jangan Sekadar Jadi Pengguna
Diklat Paskibra Sumenep Makin Bermakna, Yonif TP 931/KJ Beri Pembekalan Wawasan Kebangsaan

BERITA TERKAIT

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:41 WIB

Cabe Jamu Sumenep Dibidik Tembus Pasar Dunia, Kemensos Berdayakan 220 KPM Jadi Petani Mandiri

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:51 WIB

Semarak Sape Sonok 2026 di Sumenep, Staf Ahli Bupati Bicara Budaya hingga Ekonomi Lokal

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Polisi Sumenep Sikat Peredaran Miras, 17 Botol Arak Bali Diamankan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Gerak Cepat Prajurit Yonif TP 931/KJ Padamkan Kebakaran Lahan di Kebunan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:35 WIB

Pengabdian Berbuah Penghargaan, Imam Syafi’i S.H. Terima Lencana Pancawarsa V Tingkat Jawa Timur

BERITA TERBARU