JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Dugaan tindak pencurian dengan kekerasan (curas) atau penjambretan terjadi pada malam hari di Jalan Raya Gapura, Desa Paberasan, Kabupaten Sumenep, Sabtu (28/02/2026) malam.
Lokasi kejadian disebut berada di sebelah barat Pasar Jangara, kawasan yang pada siang hari dikenal cukup ramai aktivitas warga.
Peristiwa yang terjadi saat kondisi jalan relatif sepi itu memicu kekhawatiran masyarakat. Informasi kejadian cepat menyebar melalui grup percakapan warga.
Sebuah video yang memperlihatkan Bhabinkamtibmas Desa Paberasan berada di lokasi kejadian turut menjadi perhatian publik.
Dalam video tersebut, Bhabinkamtibmas menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan.
Ia juga menyebutkan bahwa dirinya bersama jajaran Polsek Kota tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Kami mengimbau kepada masyarakat Desa Paberasan agar selalu waspada dan berhati-hati. Saat ini kami bersama Polsek Kota sedang melakukan olah TKP kejadian curas atau penjambretan di jalan sebelah barat Pasar Jangara,” ujarnya dalam video yang beredar yang diterima media ini, Minggu (01/03/2026).
Dirinya menegaskan pentingnya peran aktif warga dalam menjaga keamanan lingkungan.
“Mari lebih hati-hati dan lebih waspada, baik di rumah, di jalan, maupun di lingkungan sekitar. Kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di Desa Paberasan,” lanjutnya.
Seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengaku resah dengan kejadian tersebut, terlebih karena berlangsung pada jam rawan.
“Kalau sudah tengah malam memang jalan sepi. Kami jadi khawatir kalau ada keluarga yang pulang kerja atau bepergian malam hari. Harapannya patroli bisa lebih sering,” ujarnya.
Warga tersebut juga berharap kejadian serupa tidak terulang kembali. “Semoga aparat segera mengungkap pelakunya supaya masyarakat merasa lebih tenang,” tambahnya.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Polres Sumenep terkait kronologi lengkap maupun identitas terduga pelaku. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, serta segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan. (REDJAVA****)












