JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Suasana Lapangan Tribrata Polres Sumenep mendadak riuh, Rabu (22/10/2025) pagi. Suara sirine menggema, pasukan berseragam lengkap berlari sigap ke pos masing-masing. Itulah momen ketika Kapolres Sumenep, AKBP Rivanda, S.I.K., memimpin langsung simulasi Sistem Pengamanan Markas Komando (Sispammako) latihan yang dirancang bukan sekadar formalitas, tapi uji sesungguhnya kesiapan personel menghadapi ancaman nyata. “Simulasi ini bukan seremoni, tapi latihan hidup. Kita harus siap menghadapi segala kemungkinan, kapan pun itu datang. Tidak ada ruang untuk lengah di lingkungan markas kepolisian,” tegas AKBP Rivanda dengan nada serius di hadapan seluruh peserta latihan.
Kegiatan tersebut melibatkan seluruh fungsi di Polres Sumenep mulai dari Sabhara, Reskrim, Intelkam, Lantas hingga SPKT. Beragam skenario diperagakan, dari upaya penyusupan orang tak dikenal hingga simulasi penyerangan terhadap Mako dan penanganan massa anarkis.
Setiap pergerakan personel diuji ketepatan, koordinasi, serta kecepatan dalam merespons kondisi kontinjensi. Rivanda menilai, latihan ini merupakan cerminan profesionalisme kepolisian di era yang menuntut reaksi cepat dan tepat. “Setiap detik di Mako adalah tanggung jawab kita terhadap negara. Saat sirene berbunyi, tidak ada lagi waktu berpikir panjang hanya tindakan cepat, terukur, dan disiplin,” ujar Kapolres Rivanda.

Menurutnya, latihan Sispammako merupakan implementasi nyata dari semangat zero tolerance terhadap gangguan keamanan, baik internal maupun eksternal. Rivanda menekankan bahwa kesiapsiagaan bukan sekadar tanggung jawab satu unit, melainkan seluruh elemen Polres tanpa kecuali. “Pengamanan markas itu harga mati. Semua anggota, dari tingkat perwira hingga bintara, punya peran penting menjaga integritas institusi. Ketika markas aman, masyarakat pun merasa terlindungi,” sambungnya.
Latihan berjalan lancar dan disiplin. Dari skenario awal hingga evaluasi akhir, setiap anggota tampak memahami perannya dengan baik. Kapolres Rivanda pun memberikan apresiasi atas semangat dan keseriusan seluruh personel dalam mengikuti kegiatan. “Saya bangga melihat kekompakan dan kesigapan rekan-rekan. Ini bukti bahwa Polres Sumenep bukan hanya siap di atas kertas, tapi benar-benar tangguh di lapangan,” tutup AKBP Rivanda dengan penuh keyakinan.
Dengan selesainya simulasi ini, Polres Sumenep menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kemampuan taktis, kedisiplinan, dan profesionalisme personel memastikan setiap langkah pengamanan di Mako menjadi tembok kokoh penjaga rasa aman bagi masyarakat. (REDJAVA/Humas****)











