JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Sebuah monumen bersejarah kembali berdiri megah di Kabupaten Sumenep. Tugu Keris Arya Wiraraja, yang diresmikan langsung oleh Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon di dampingi Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo pada Rabu (30/1), menjadi penanda kejayaan masa lalu dan semangat kebangkitan daerah.
Terletak di Desa Sendang, Kecamatan Pragaan, tugu ini bukan sekadar ikon baru, tetapi juga mengandung filosofi mendalam. Dengan tinggi mencapai 17 meter, angka ini melambangkan tanggal kemerdekaan Republik Indonesia. Sementara itu, ornamen bunga sebanyak 45 menggambarkan tahun 1945, momen sakral dalam perjalanan bangsa.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa pembangunan tugu ini adalah bentuk penghormatan bagi para leluhur, terutama Arya Wiraraja, tokoh yang berjasa besar dalam sejarah Nusantara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Beliau berperan penting dalam membantu Raden Wijaya menumbangkan Jayakatwang, yang kemudian membuka jalan bagi berdirinya Kerajaan Majapahit. Tanpa Arya Wiraraja, Majapahit mungkin tidak akan lahir, dan tanpa Majapahit, Indonesia mungkin tidak akan seperti sekarang,” kata Bupati Fauzi.
Tak hanya menjadi landmark bersejarah, kawasan ini juga akan dikembangkan sebagai pusat peristirahatan strategis. Sebuah rest area seluas dua hektare akan dibangun di sekitar tugu, menjadi titik singgah bagi kendaraan dari arah Surabaya.
“Pengelolaannya akan dipercayakan kepada Bumdesma, sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Menariknya, proyek monumental ini didukung penuh oleh berbagai pihak melalui skema Sumenep Pentahelix, yakni kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media. Sejumlah perusahaan seperti SKK Migas dan Indako turut berkontribusi dalam pembangunannya.
“Kami berterima kasih atas dukungan berbagai pihak. Ini adalah bukti bahwa pembangunan yang inklusif akan membawa manfaat lebih luas,” pungkas Bupati Fauzi.
Dengan diresmikannya Tugu Keris Arya Wiraraja, Sumenep semakin mengukuhkan dirinya sebagai daerah yang kaya sejarah sekaligus memiliki visi masa depan yang kuat.
Tugu ini bukan hanya monumen, tetapi juga pesan kepada generasi penerus tentang pentingnya mengenang sejarah dan merawat warisan budaya. (REDJAVA/Zbr****)








