Tradisi Jamasan Keris Digelar, Bupati Fauzi Minta Untuk Jaga Dan Lestarikan Selalu Budaya Leluhur

- Redaksi

Senin, 15 Juli 2024 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Dr. H
 Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH Saat Menghadiri Penjamasan Keris di Desa Aeng Tong-Tong Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep, Senin (15/07/2024)

Bupati Sumenep Dr. H Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH Saat Menghadiri Penjamasan Keris di Desa Aeng Tong-Tong Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep, Senin (15/07/2024)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Paguyuban Pelar Agung Desa masyarakat bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menggelar penjamasan keris yang bertempat di Desa Aeng Tong-Tong Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep Madura, Jawa Timur, Senin (15/07/2024).

Pelaksanaan jamasan keris tersebut berlangsung sangat sakral dan penuh khidmat dengan diawali pembacaan suratul Fatihah, penyerahan air dan keris yang dibawa dan diberikan kepada Dewan Empu serta ditutup dengan doa bersama.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tampak hadir, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, Kapolres AKBP Henri Noveri Santoso, Kajari Budi Waseso, Forkopimda Sumenep, Forkopimka Saronggi, Kades Aeng Tong-Tong, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan diikuti siswa SD dan SMP di lingkungan Disdik Sumenep.

Baca Juga :  Dilantik Anggota DPRD Sumenep Periode 2024-2029, Berikut Kesan Pertama Gus Mirza

Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH , MH mengatakan bahwa prosesi penjamasan keris ini merupakan salah budaya warisan para leluhur yang harus dijaga, dirawat dan dilestarikan sampai sekarang ini.

“Jamasan keris pada hakekatnya adalah khazanah budaya asli masyarakat dan Kabupaten Sumenep, maka untuk itu kita sebagai pewaris harus bisa menjaga, merawat dan melestarikan leluhur ini, karena prosesi ini mengandung nilai-nilai religius yang sangat sakral,” kata Bupati Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH.

Orang nomer satu di Kota Keris ini menambahkan sejatinya dari prosesi penjamasan ini sebagai upacara pengungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas keberkahan kepada umat manusia, khususnya masyarakat di Desa Aeng Tong-Tong Kecamatan Saronggi sebagai wilayah pengrajin keris terbesar di Indonesia.

Baca Juga :  Dinsos P3A Sumenep Gelar Pekan Ceria Anak, Bukti Komitmen Wujudkan Ruang Ramah Anak

“Semoga acara ini tidak hanya sebagai wujud pelestarian budaya leluhur semata, melainkan juga sebagai sarana untuk memupuk rasa semangat kebersamaan, menyatukan visi misi serta komitmen dalam membangun Kabupaten Sumenep kedepan lebih baik, sebagai bukti nyata dalam mengimplementasikan rasa syukur dan sukacita,” tutupnya.

Sementara itu, di tempat yang sama Empu Keris Paguyuban Pelar Agung, Ika Arista menyatakan kegiatan penjamasan keris ini melibatkan siswa agar bisa melihat langsung proses penjamasan keris dalam menjaga dan merawat pusaka yang telah dilakukan oleh leluhurnya.

Baca Juga :  Cabe Jamu Sumenep Dibidik Tembus Pasar Dunia, Kemensos Berdayakan 220 KPM Jadi Petani Mandiri

“Semoga, kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan dan kemanfaatan kepada para siswa peserta anak didik tentang merawat tradisi turun temurun pusaka keris sebagai salah satu budaya warisan leluhur,” pungkasnya.

Diketahui, air yang digunakan untuk proses penjamasan diambil dari tujuh sumber mata air kuno di tiga titik lokasi, seperti air Taman Sare Keraton, sumber air di Kecamatan Lenteng dan Kecamatan Saronggi sendiri dengan diwadahi gentong ukuran kecil yang dibalut kain kafan. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU