JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Atmosfer akademik dan semangat literasi ilmiah terasa begitu kuat di lingkungan Universitas Wiraraja (Unija) saat Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) menggelar Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) tingkat nasional.
Kegiatan yang berlangsung di Graha Sumekar Universitas Wiraraja pada Sabtu, 09 Mei 2026 tersebut sukses menyita perhatian mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia dan menjadi ruang kompetitif bagi lahirnya gagasan-gagasan progresif generasi muda.
Sebanyak 46 peserta dari berbagai daerah ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Mereka berasal dari sejumlah kampus besar seperti Universitas Gadjah Mada, Universitas Jember, Universitas Padjadjaran, Universitas Sumatera Utara, Universitas Negeri Medan, Universitas Balikpapan, Universitas Tanjungpura, Universitas Trisakti hingga Universitas Wiraraja sebagai tuan rumah penyelenggara.
Kegiatan ini tak sekadar menjadi ajang perlombaan akademik, melainkan juga wadah penguatan budaya riset dan tradisi berpikir kritis di kalangan mahasiswa. Melalui karya tulis ilmiah yang dipresentasikan, peserta ditantang menghadirkan solusi inovatif atas berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.
Ketua PIK-R Unija, Apri Angga mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk membangun kultur intelektual mahasiswa agar tidak hanya aktif di ruang organisasi, tetapi juga produktif dalam menghasilkan gagasan ilmiah yang berdampak.
“Melalui kegiatan ini kami ingin membangun tradisi berpikir ilmiah di kalangan mahasiswa. Mereka tidak hanya dituntut mampu menulis, tetapi juga menghadirkan gagasan yang relevan dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Apri Angga disela kegiatan.

Ia mengaku bangga atas tingginya antusiasme peserta dari berbagai kampus nasional. Menurutnya, hal tersebut menjadi indikator bahwa ruang-ruang akademik yang mendorong kreativitas intelektual mahasiswa masih sangat diminati di tengah derasnya arus digitalisasi.
“Kami bersyukur karena kegiatan ini mendapat sambutan luar biasa dari kampus-kampus besar nasional. Ini menunjukkan bahwa ruang-ruang akademik seperti ini masih sangat dibutuhkan dan diminati,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Unija, Mastur Nursalim memberikan apresiasi terhadap suksesnya pelaksanaan kegiatan berskala nasional tersebut.
Dirinya menilai lomba karya tulis ilmiah menjadi salah satu instrumen penting dalam membentuk karakter mahasiswa yang kreatif, responsif, dan adaptif terhadap tantangan zaman.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena mampu menjadi ruang aktualisasi ide dan kreativitas mahasiswa melalui karya ilmiah,” ujarnya.
Menurut Mastur, keterlibatan berbagai perguruan tinggi ternama menjadi kebanggaan tersendiri bagi Unija sekaligus menandakan meningkatnya kepercayaan publik terhadap kualitas penyelenggaraan kegiatan akademik di kampus tersebut.
“Hadirnya peserta dari UGM, Unpad, UNEJ, hingga berbagai kampus di Medan dan Balikpapan menunjukkan bahwa kegiatan ini memiliki daya tarik dan kredibilitas yang baik di tingkat nasional,” jelas Mastur.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna mendukung lahirnya generasi muda unggul menuju Indonesia Emas 2045.
“Mahasiswa hari ini adalah aset bangsa. Karena itu, ruang pengembangan intelektual seperti ini harus terus diperkuat demi mendukung lahirnya generasi emas Indonesia 2045,” tutupnya.
Apresiasi juga datang dari kalangan akademisi yang terlibat sebagai dewan juri. Salah satu juri, Kadarisman menilai kompetisi ilmiah memiliki peran strategis dalam meningkatkan budaya literasi sekaligus mengasah daya pikir kritis mahasiswa.
“Kegiatan ini sangat positif dalam meningkatkan literasi dan kemampuan karya tulis mahasiswa,” tuturnya.
Menurut Kadarisman, tradisi menulis ilmiah perlu terus diperkuat agar mahasiswa tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga mampu melahirkan ide-ide konstruktif yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas.
“Ini juga menjadi bagian dari tradisi mengasah kemampuan generasi muda agar lebih kritis dan produktif dalam melahirkan gagasan-gagasan yang bermanfaat,” pungkasnya.
Kegiatan LKTI nasional tersebut semakin mempertegas komitmen Universitas Wiraraja dalam memperkuat budaya akademik, literasi, dan inovasi mahasiswa sebagai bagian dari upaya mencetak generasi intelektual yang kompetitif di tingkat nasional. (REDJAVA****)












