JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Komitmen TP PKK Kabupaten Sumenep dalam upaya menekan angka stunting terus digalakkan melalui kegiatan lintas wilayah. Kamis (17/7/2025), Tim Penggerak PKK menggelar kegiatan lanjutan Touring TP PKK yang kali ini menyasar Desa Lebeng Barat, Kecamatan Pasongsongan, setelah sebelumnya sukses digelar di Kecamatan Kalianget dan Dungkek.
Kegiatan kolaboratif ini melibatkan Pokja 3 dan Pokja 4 TP PKK Kabupaten Sumenep, dengan fokus utama pada intervensi gizi untuk balita stunting. Pokja 3 melaksanakan pemberian makanan tambahan berbahan dasar ikan, sedangkan Pokja 4 membagikan susu khusus balita stunting, yang dirancang untuk membantu menggenjot tumbuh kembang anak-anak dengan kondisi kekurangan gizi.
Salah satu balita yang menjadi perhatian utama dalam kegiatan ini adalah Abizar, bayi berusia 9 bulan dengan berat badan hanya 3,3 kilogram. Ia menerima pendampingan langsung dari kader dan pengurus TP PKK yang turut membawa bantuan pangan sehat serta edukasi bagi ibunya. Dalam suasana penuh empati dan kepedulian, tim PKK juga melakukan pengukuran dan pencatatan data antropometri sebagai bagian dari pemantauan berkala.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain penyaluran bantuan fisik, TP PKK juga melakukan pendekatan edukatif, memberikan pemahaman kepada para ibu tentang pentingnya gizi seimbang, pemanfaatan ikan sebagai sumber protein lokal, kebersihan lingkungan rumah tangga, serta pola pengasuhan dalam masa 1.000 hari pertama kehidupan.
Ketua TP PKK Kabupaten Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk kehadiran nyata pemerintah di tengah masyarakat yang membutuhkan perhatian.

“Kami tidak ingin anak-anak Sumenep kehilangan hak dasarnya untuk tumbuh sehat hanya karena keterbatasan akses gizi. PKK hadir menyentuh langsung rumah-rumah warga, menyapa para ibu, dan menyemai kesadaran tentang pentingnya gizi dan kasih sayang dalam membentuk masa depan anak-anak,” kata Nia Kurnia Fauzi disela kegiatan.
Istri Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo itu menambahkan bahwa kegiatan ini akan terus bergulir menyasar berbagai titik rawan stunting lainnya, dengan semangat gotong royong bersama semua elemen masyarakat dan lembaga.
“Kegiatan ini juga melibatkan Baznas Kabupaten Sumenep, yang memberikan dukungan logistik untuk keluarga-keluarga sasaran sebagai bentuk solidaritas sosial. Sinergi lintas sektor ini memperkuat dampak program dan menjangkau kelompok yang benar-benar membutuhkan,” jelas politisi PDI-P Sumenep.
Dengan mengusung kampanye Bersama Perhatikan Stunting,TP PKK Sumenep dan Makan Ikan Cegah Stunting, TP PKK Kabupaten Sumenep mengajak semua pihak, termasuk masyarakat akar rumput, untuk turut serta dalam memutus mata rantai stunting mulai dari rumah tangga sendiri.
“Touring TP PKK Kabupaten Sumenep yang kali ini menyentuh Desa Lebbeng Barat merupakan bagian dari rangkaian ikhtiar besar menuju Sumenep Zero Stunting. Setiap langkah kecil dalam kegiatan ini adalah investasi jangka panjang bagi generasi emas Kabupaten Sumenep ke depan,” pungkasnya. (REDJAVA****)








