JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kabar duka menyelimuti masyarakat desa Pamolokan Kecamatan Kota Sumenep. Salah satu tokoh agama yang dihormati, KH. Amien Jakfar Taufiq, wafat pada Jumat, 10 April 2026, dalam usia yang diperkirakan hampir 80 tahun.
Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam, khususnya bagi para santri, jamaah, dan masyarakat yang selama ini mengenal beliau sebagai sosok ulama sepuh penuh keteladanan.
KH. Amien dikenal sebagai pengasuh sepuh Masjid Al Amin Pamolokan, yang istiqomah membimbing umat dengan kelembutan, kesabaran, dan keikhlasan dalam berdakwah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ucapan belasungkawa dan doa pun terus mengalir dari berbagai kalangan. Duka mendalam dirasakan masyarakat Pamolokan, khususnya warga Dusun Tunggak Jati, Desa Pamolokan, yang selama ini begitu dekat dengan sosok almarhum.
Samsul Arifin, salah satu santri almarhum, mengungkapkan rasa kehilangan yang begitu mendalam. Menurutnya, KH. Amien bukan hanya seorang guru, tetapi juga sosok orang tua bagi para santri.
“Beliau bukan hanya mengajarkan ilmu agama, tapi juga menanamkan akhlak dan ketulusan dalam menjalani hidup. Kami merasa kehilangan sosok panutan yang sangat kami cintai,” kata Samsul Arifin kepada media ini, Jum’at (10/04/2026).
Ia menambahkan, selama hidupnya KH. Amien dikenal istiqomah membimbing umat tanpa pamrih, bahkan hingga usia senja. Keteladanan itulah yang kini menjadi warisan berharga bagi para santri dan masyarakat.
“Setiap nasihat beliau selalu menenangkan hati. Kami bersaksi beliau adalah orang baik. Semoga Allah menerima seluruh amal ibadahnya dan menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya,” imbuhnya.
Menurut Ipeng, sapaan Samsul Arifin, almarhum akan dimakamkan usai pelaksanaan salat Jumat di pemakaman keluarga. Prosesi tersebut diperkirakan akan dihadiri keluarga besar, para santri, serta masyarakat yang ingin memberikan penghormatan terakhir.
Kepergian KH. Amien Jakfar Taufiq menjadi kehilangan besar bagi umat. Namun, jejak dakwah dan nilai-nilai kebaikan yang beliau tinggalkan diyakini akan terus hidup di hati para santri dan masyarakat.
Semoga almarhum husnul khotimah, diampuni segala dosa-dosanya, dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Aamiin. (REDJAVA****)









