Terjadinya Banjir Di Tapung Hulu Riau Terjawab Sudah

Rabu, 8 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Desa, Kabupaten, Provinsi,

Desa, Kabupaten, Provinsi,

JAVANETWORK.CO.ID.RIAU – Sebab terjadinya banjir di tiga desa, yakni desa Sukaramai, desa Sumber Sari dan desa Bukit Kemuning yang terjadi pada Rabu, (08/06/22) kini terjawab sudah.

Berdasarkan keterangan warga yang terdampak banjir bahwa asal mula banjir berasal dari areal perkebunan Sawit milik PT. ARINDO I, namun ketika Forkompimcam kecamatan Tapung hulu melakukan kroscek di areal perkebunan sawit PT ARINDO I, yang kala itu didampingi Tomas selaku Humas PT.ARINDO didapati bahwa penyebab banjir bukanlah dari PT tersebut.

Sebagaimana yang dikatakan warga,diarel PT.ARINDO yang diduga sebagai sumber banjir didapati bahwa asal banjir tidak mutlak dari PT tersebut, tetapi sebagian berasal dari HTI Desa Kusau Makmur dan daerah lain di sekeliling areal perusahaan. sehingga parit yang menampung debit air perladangan meluap hingga ke permukiman warga.

Baca Juga :  Gubernur Sumbar Bersama Bupati Agam Pukul Tabuh Tanda Peresmian MTQ ke-XL Kabupaten Agam

Mendapat informasi tersebut, Wira Sastra S.TTP selaku Camat Tapung Hulu, didampingi Kapolsek Tapung Hulu AKP Era Maivo S.I.K dan Bhabinkamtibmas serta Babinsa Desa Sukaramai turun langsung dan meminta kepada Stekolder yang ada agar segera mengambil langkah untuk penanganan terjadinya banjir di tiga desa. Mereka tampak sibuk memberikan langkah solusi penanganan kepada warga yang terdampak banjir, sehingga tidak ada warga yang terlantar dan sakit akibat bencana Banjir.

Dan untuk mengantisipasi banjir susulan,Thomas selaku Humas, mewakili pihak management PT.ARINDO segera akan melakukan pencucian parit kebun milik warga.hal ini dilakukan guna membersihkan penyumbatan parit. sebab terjadinya banjir diduga disebabkan karena pelepah sawit diperladangan warga berserakan, hingga mengakibatkan bencana banjir.

Baca Juga :  Tokoh Internasional Bakal Hadiri Konferensi Besar Internasional ICORcs di Kampus IKHAC

“Kami selaku pihak management akan segera mengambil langkah pencucian parit diarel perkebunan masyarakat. langkah ini kami ambil guna mengantisipasi banjir susulan bila datang hujan.”pungkas Thomas selaku Humas PT.Surya Dumai Grup wilayah Kampar

Ditambahkan Thomas, pihaknya berharap agar saat dilakukan pencucian parit, nantinya segenap warga supaya bersedia bekerjasama kepada pihaknya. jangan ketika pihaknya melakukan pengerjaan pencucian parit malah timbul permasalahan yang akhirnya dapat menghambat proses pengerjaan pencucian parit diareal lahan milik warga.

Sementara itu Teguh, selaku warga yang terkena dampak banjir menjelaskan bahwa penyebab banjir yang dialami warga sekitar dikarenakan box colver yang terletak dijalan lintas Ujung Batu – Petapahan terlalu sempit atau kecil. sehingga tidak mampu menerima debit air hujan yang datang.ditambah lagi dengan kondisi parit yang ada dilahan masyarakat terlalu sempit dan mengakibatkan banjir pada saat ini, “jelas Teguh sambil meminta kepada Pemerintah Provinsi Riau agar merehap box colver menjadi sebuah jembatan.

Baca Juga :  Polres Sumenep–Kampus Bersatu, PKL Mahasiswa FH Wiraraja Resmi Ditutup

Namun pasca terjadinya bencana banjir in belum diketahuii jumlah kerugian yang dialami masyarakat, bahkan belum dapat diperkirakan dengan pasti. tetapi menurut keterangan dari Ketua RT setempat ada sekitar 200 hingga 300 kepala keluarga yang terdampak pasca terjadinya bencana banjir. (REDJAVA/TIM PPI)

Berita Terkait

Kapolres Sumenep Hadiri Kunker Komandan Kodaeral V/Surabaya di Keraton Sumenep, Sinergi TNI–Polri Kian Solid
Percasi Sumenep Perkuat Pembinaan Atlet Lewat Friendly Match dengan Pamekasan
Satresnarkoba Polres Sumenep Bongkar Kasus Sabu 2,34 Gram, Dua Pria Ditangkap di Paberasan
IWO Sumenep Gelar Lomba Bung Karno 2026, Ratusan Generasi Muda Madura Adu Bakat dan Gagasan
Kejari Sumenep Warning Pelaksana BSPS 2026: Jangan Main-Main dengan Dana Bantuan Rumah
Sekda Sumenep Agus Dwi Saputra Ingatkan Kasus Korupsi BSPS Saat Sosialisasi BSPS 2026
Karutan Sumenep Percepat Transformasi Digital, E-LAKSI Jadi Terobosan Baru Permudah Layanan Masyarakat
Pelajar Guluk-Guluk Diajak Jadi Agen Perubahan Lingkungan, Mahasiswi Annuqayah Gelar Gerakan Hijau Selama Sebulan

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:17 WIB

Kapolres Sumenep Hadiri Kunker Komandan Kodaeral V/Surabaya di Keraton Sumenep, Sinergi TNI–Polri Kian Solid

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:35 WIB

Percasi Sumenep Perkuat Pembinaan Atlet Lewat Friendly Match dengan Pamekasan

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:14 WIB

Satresnarkoba Polres Sumenep Bongkar Kasus Sabu 2,34 Gram, Dua Pria Ditangkap di Paberasan

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:32 WIB

IWO Sumenep Gelar Lomba Bung Karno 2026, Ratusan Generasi Muda Madura Adu Bakat dan Gagasan

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:11 WIB

Kejari Sumenep Warning Pelaksana BSPS 2026: Jangan Main-Main dengan Dana Bantuan Rumah

Berita Terbaru