Tercium Aroma Tidak Sedap, Alasan Zaini Wer Wer Gelar Aksi Penolakan Pilkades

Senin, 24 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komunitas Monitoring dan Advokasi ( KOMAD ) melakukan aksi penolakan Pilkades di pamekasan (foto.ist)

Komunitas Monitoring dan Advokasi ( KOMAD ) melakukan aksi penolakan Pilkades di pamekasan (foto.ist)

Javanetwork.co.id, Pamekasan – Terbongkar sudah alasan zaini wer – wer ketua Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM ) dan juga Komunitas Monitoring dan Advokasi ( KOMAD ) melakukan aksi penolakan Pilkades yang akan digelar pada tanggal 23 April 2022, (24/1).

Pro Kontra penolakan Pilkades santer dimedia sosial dari urusan pribadi sampai urusan partai politik.

Sebelumnya mengatasnamakan Non Goverment Organizer ( NGO ) yang membawahi 24 Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM ) se Kabupaten Pamekasan melakukan aksi desakan agar Pilkades digelar yang juga diketuai oleh Zaini Wer – Wer pada tanggal 24 November 2021.

Namun pada Kamis 20 Januari 2022 kembali melakukan aksi dengan membawa visi dan misi berbeda yakni menolak pilkades digelar pada tanggal yang ditetapkan.

Baca Juga :  Warga Desa Talang Ditangkap Polsek Saronggi, Diduga Akan Transaksi Narkotika Jenis Sabu

Zaini Politisi PDI P Pamekasan menyampaikan alasan karena waktu itu Pamekasan masuk level 2 dan pengembangan desa harus segera dilaksanakan.

” 2021 kami melakukan desakan usai digelarnya MTQ Se Jawa Timur, karena waktu itu Pamekasan sudah masuk PPKM level 2, serta mengingat carut marutnya pembangunan disetiap desa terabaikan ” . Tegasnya, senin (24/1/2022).

Selain itu mantan aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia ( GMNI ) menyampaikan visi dan misi melakukan aksi penolakan tersebut tidak ada kepentingan secara pribadi bahkan politik, itu semata – mata untuk mendukung pemerintah dalam melaksanakan tugas mendagri terkait dengan kondisi Covid-19 di Pamekasan yang masih masuk level 3.

Baca Juga :  Konfercab PAC IPNU Dasuk Tidak Dihadiri Pengurus Cabang, Ketua PAC Sampaikan ini

” Saat ini ada varian baru yang namanya Omicron, ini juga belum dipastikan apakah di Pamekasan akan selamat dari Varian terbaru tersebut, karena yang jelas di Pamekasan masih masuk PPKM Level 3 pertama se Jawa Timur ”

Lanjut Zaini wer wer juga menjelaskan di dalam ruang pertemuan di pendopo Ronggo Sukowati hari Jumat sore menyampaikan kalo dirinya hanya pingin di tunda dari Bulan suci Rhomaden dan agar kejadian virus covid yang mematikan Ribuan orang di kab Pamekasan tidak terulang lagi kejadian yang memilukan itu.

Baca Juga :  Jajal Kereta dari Depo Maros ke Rammang-Rammang, Presiden: Nyaman dan Bersih

” Jadi itulah alasan kami dengan lebih pada misi kemanusiaan demi menyelamatkan ummat dan tidak mencederai Bulan puasa serta Lindungi diri Lindungi Negeri ” tandas nya

Tak hanya itu pihaknya juga menjabarkan terkait penolakan tersebut yang sejatinya bukan menolak untuk digelar dibulan april, melainkan karena beberapa alasan lain.

” Pertama pagelaran pilkades itu bertepatan dengan bulan puasa dan kedua karena misi kemanusiaan dalam menyelamatkan masyarakat Pamekasan dari Virus Covid_19 apalagi Vaksinasi di Kabupaten Pamekasan belum mencapai 70% seperti yang tertuang dalam Mendagri “. Ungkap wer wer saat di wawancarai awak media. (*/Ndry/Arm)

Berita Terkait

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers
Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup
HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini
Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep
Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM
Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79
Penjual Tahu Bulat Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Desa Gunggung, Ini Hasil Penyelidikan Awal Polisi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:31 WIB

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:29 WIB

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:12 WIB

HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:41 WIB

Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:31 WIB

Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Berita Terbaru