JAVANETWORK.CO.ID.BLITAR – Tim kontingen Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Kabupaten Sumenep kembali menorehkan prestasi membanggakan di ajang Kejuaraan Atletik Pemula se-Jawa Timur Open Blitar Cup 2025 yang digelar di Lapangan Stadion Glego, Kabupaten Blitar.
Pada hari pertama kejuaraan yang diikuti oleh puluhan kontingen dari berbagai daerah di Jawa Timur ini, atlet muda Sumenep tampil mencolok dan menyita perhatian publik.
Salah satu atlet andalan PB PASI Sumenep, Manar Navir, berhasil meraih medali emas di nomor lari 80 meter.
Atlet kelahiran tahun 2012 ini menunjukkan kecepatan dan ketangguhan luar biasa dalam pertandingan tersebut, mengungguli para pesaingnya dengan selisih waktu yang cukup mencolok.
Keberhasilan Manar Navir disambut antusias oleh jajaran pengurus PB PASI Sumenep.
Salah satu pengurus, Misrawi, S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas capaian gemilang tersebut.
“Ini adalah bukti nyata bahwa pembinaan atlet usia dini yang kami lakukan selama ini mulai menunjukkan hasil. Manar Navir adalah salah satu contoh dari proses panjang yang penuh disiplin, latihan rutin, dan semangat juang tinggi dari para atlet muda kami,” ujar Misrawi kepada media ini, Minggu (01/06/2025).
Menurut Misrawi, capaian ini juga tak lepas dari peran para pelatih, orang tua atlet, serta dukungan dari berbagai pihak yang peduli terhadap kemajuan olahraga atletik di Kabupaten Sumenep.
Pihaknya menegaskan bahwa PB PASI Sumenep terus berkomitmen mencetak generasi atletik yang mampu bersaing di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.
“Manar bukan hanya menang, tapi ia juga menginspirasi anak-anak Sumenep lainnya bahwa mimpi besar bisa diraih jika didukung oleh kerja keras dan komitmen. Kami akan terus konsisten menciptakan atmosfer latihan yang kompetitif dan mendidik, agar lebih banyak lagi lahir Manar-Manar baru dari Sumenep,” jelasnya.
Kejuaraan Open Blitar Cup 2025 ini menjadi ajang penting untuk menjaring potensi atlet-atlet muda dari seluruh Jawa Timur.
“Bagi Kami, PB PASI Sumenep, keberhasilan ini bukan titik akhir, melainkan awal dari langkah panjang menuju kejayaan atletik Sumenep di masa mendatang,” pungkasnya. (REDJAVA****)










