Tak Sekadar Hukuman, Rutan Sumenep Bangun Karakter Warga Binaan Lewat Seni

- Redaksi

Senin, 12 Januari 2026 - 14:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tak Sekadar Hukuman, Rutan Sumenep Bangun Karakter Warga Binaan Lewat Seni

Tak Sekadar Hukuman, Rutan Sumenep Bangun Karakter Warga Binaan Lewat Seni

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Di balik tembok Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sumenep, denyut pelestarian budaya Madura terus bergema. Senin (12/1/2026), Rutan Sumenep menggelar pembinaan kesenian saronen, musik tradisional khas Madura, sebagai bagian dari pembinaan kepribadian bagi warga binaan.

Kegiatan ini bukan sekadar latihan musik, melainkan ruang pembentukan karakter, kedisiplinan, dan kebersamaan. Warga binaan tampak antusias mengikuti setiap tahapan pembinaan, mulai dari pengenalan alat musik, teknik dasar permainan, hingga latihan irama yang menuntut kekompakan dan konsentrasi.

Baca Juga :  Kapolri-Panglima TNI Patroli Udara Cek Kesiapan Mudik di Pelabuhan Gilimanuk

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembinaan kesenian saronen tersebut dipandu langsung oleh Petugas Pembina Kepribadian Rutan Sumenep, Jupriyanto, yang secara intensif membimbing warga binaan memahami nilai seni sekaligus filosofi budaya Madura yang terkandung di dalamnya.

Kepala Rutan Sumenep, Aditya Wahyu Rahmadani, menegaskan bahwa pembinaan berbasis seni dan budaya memiliki peran penting dalam proses pemasyarakatan yang humanis dan berkelanjutan.

“Kami ingin pembinaan di Rutan Sumenep tidak hanya berorientasi pada kedisiplinan, tetapi juga membangun karakter dan kepercayaan diri warga binaan. Kesenian saronen menjadi media yang efektif untuk menanamkan nilai kebersamaan sekaligus melestarikan budaya Madura,” ujar Aditya.

Menurutnya, pendekatan pembinaan yang menyentuh sisi emosional dan kreativitas warga binaan terbukti mampu menciptakan suasana pembinaan yang lebih positif dan produktif.

“Harapannya, keterampilan seni yang diperoleh selama di rutan ini bisa menjadi bekal berharga saat mereka kembali ke masyarakat, sekaligus menjadi identitas positif yang mereka banggakan,” tambahnya.

Melalui pembinaan kesenian saronen, Rutan Sumenep menunjukkan bahwa proses pemasyarakatan tidak semata-mata soal menjalani hukuman, tetapi juga tentang menyiapkan manusia yang lebih baik, berdaya, dan berakar pada nilai budaya lokal. (REDJAVA/$$$)

Baca Juga :  Wabup Sumenep Terima Kunjungan Valen dan Mila di Rumdis, Puji Kualitas Vokal hingga Pesankan Keikhlasan

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Pendekatan Humanis Kapolsek Bluto AKP Agus Sugiharto Tuai Apresiasi dari Bambang Hudhowi
FTBM Sumenep Resmi Dilantik, Gerakan Literasi Dibidik Makin Masif dan Berdampak
HUT Ke-81 RI, Kemenag Sumenep Ajak ASN Donor Darah: Setetes Darah Sejuta Harapan
Ansari Dorong MAN Sumenep Cetak Generasi Pemimpin, Singgung Kiprah Alumni Jadi Bupati
Pantauan Udara Basarnas Perkuat Dugaan KM Mutiara Sentosa II Tenggelam ke Dasar Laut
Breaking News: Lahan Terbakar di Bluto Sumenep, Petugas Damkar Masih Berjibaku Padamkan Api
Gong Kemerdekaan Ditabuh, Rutan Sumenep Resmi Buka Pekan Olahraga dan Seni
Disdik Sumenep Tampil Perkasa, Pertahankan Gelar Juara I Tenis Meja HUT RI ke-81

BERITA TERKAIT

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:28 WIB

Pendekatan Humanis Kapolsek Bluto AKP Agus Sugiharto Tuai Apresiasi dari Bambang Hudhowi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:16 WIB

FTBM Sumenep Resmi Dilantik, Gerakan Literasi Dibidik Makin Masif dan Berdampak

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:40 WIB

HUT Ke-81 RI, Kemenag Sumenep Ajak ASN Donor Darah: Setetes Darah Sejuta Harapan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:26 WIB

Ansari Dorong MAN Sumenep Cetak Generasi Pemimpin, Singgung Kiprah Alumni Jadi Bupati

Kamis, 6 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Pantauan Udara Basarnas Perkuat Dugaan KM Mutiara Sentosa II Tenggelam ke Dasar Laut

BERITA TERBARU