Tak Akan Layani Konfirmasi Wartawan Tak Ber UKW, Pernyataan Kapolres Sampang Mendapat Kecaman

- Redaksi

Kamis, 16 Juni 2022 - 23:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H. Zainal

H. Zainal

JAVANETWORK.CO.ID.SAMPANG – Dilansir dari Media Online Detikzone.net Sampang Setelah sebelumnya, Kapolres Sampang, Kasatreskrim dan Kanit Pidum Polres Sampang viral karena memaksa korban penipuan jual beli mobil untuk melakukan permintaan maaf secara terbuka agar memulihkan nama baik Polres Sampang terkait berita namun korban dirugikan Rp 50 juta, kini Kapolresnya berulah kembali dengan memberikan pernyataan kontrofersi terkait Pers. Kamis, 17/06.

Berdasarkan rekaman video yang sudah viral di beberapa grup WhatsApp, Polres Sampang secara tegas dengan gestur yang terkesan pongah menyatakan bahwa tidak akan melayani Jurnalis dan media yang tidak terdaftar di dewan Pers.

“Etikanya sudah betul belum, Anda sudah lulus sertifikasi belum ? kalau sudah daftarkan ke Humas agar tahu mana yang terdaftar dan mana yang tidak. Kalau tidak terdaftar ngapain dilayani.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selama saya Kapolresnya, saya perintahkan Kasi Humas untuk berkoordinasi secara professional. Jadi yang dianggap media adalah yang terdaftar di Dewan Pers dan mempunyai sertifikasi sehingga tau Kode Etik Jurnalistik.

Baca Juga :  Kodim 0827/Sumenep Gelar Gowes Santai Bersama Pejabat Pemkab, Perkuat Kebersamaan

“Jika sudah penuhi itu dan tidak layani wartawan sesuai profesionalnya, anggota yang akan saya periksa, jelas Kasi Propam ? ,” kemudian dijawab siap.

“Itu aja ya, Kasi Humas sudah jelas ya, perintah saya dari kemarin waktu kita MoU sudah jelas ya. Pastikan bahwa wartawan yang terdaftar pada Dewan Pers dan memiliki sertifikasi terkait Jurnalistik, sehingga semua misalnya dianggap Produk Karya Jurnalistik atau bukan.

“Jadi gak ada sembarangan itu, saya wartawan, saya ini, ow harus jelas dulu, terdaftar tidak ? Ada pokja. Kalau kita layani semua 1000 lebih itu, gak jelas itu,” demikian celoteh Kapolres Sampang, Arman kepada sejumlah Jurnalis yang menggelar Audiensi. Selasa, (14/06/2022).

Pernyataan Arman selaku Kapolres Sampang kini sudah menjadi tranding topik pembahasan publik bahkan sudah melenggang viral ke semua penjuru negeri.

Pernyataan yang dinilai tidak berkelas itu pun mendapat respon dari berbagai elemen. Mulai dari Pengacara, aktivis bahkan ketua organisasi kewartawanan.

Seperti halnya kritikan pedas dari Aktivis Senior, H. Zainal Fattah.

Baca Juga :  Polres Sumenep Terima Kunjungan Tim Itwasda Polda Jatim

“Komentar tak berkelas,” kata dia, Rabu, 16/06.

Berkenan dengan itu, pernyataan Kapolres Arman juga dinilai sudah berani melawan arus UU Pers.

“Kapolres ini sok tahu tentang Pers dan berani sekali memberikan pernyataan kontroversi yang melawan Arus UU Pers. Bahkan pernyataannya terkesan menantang ribuan wartawan di Indonesia.

Kapolres Sampang ini juga seperti orang mabuk dan terkesan sombong kalau saya perhatikan dari video yang sudah beredar viral ini. Padahal itu didalam Forum. Kan memalukan,” ujar H. Zainal Fattah

H. Zainal menambahkan, cara-cara dan metode diskusi dari Kapolres Arman tersebut terkesan tidak mencerminkan sikap sorang pemimpin yang mempunyai fungsi mengayomi, melayani dan melindungi seperti yang termaktub pada UU tentang kepolisian RI.

“Pemimpin seperti ini tidak layak untuk diteladani. Gaya pemimpinnya terkesan norak begitu. Jika pemimpinnya begitu, bagaimana dengan anak buahnya?

“Pantesan terkait penipuan jual beli mobil di Banyuates yang ditangani Polres Sampang ini tak kunjung selesai selesai. Toh korbannya dirugikan Rp. 50 juta dengan syarat harus memulihkan nama baik Polres Sampang dan meminta maaf. Ini kan salah kaprah,” bebernya.

Baca Juga :  Momen Teristimewa di Hari Lebaran, Bisa Bertemu Saling Mengunjungi dan Memaafkan

Secara tegas H. Zainal mendesak Kapolda Jawa Timur agar segera memonitor internal Polres Sampang yang terus menerus dilanda persoalan tak sehat.

“Akan menjadi hal yang memalukan, jika Kepolisian Resor (Polres) Sampang penuh dengan masalah. Masalah satunya belum selesai, ada masalah lagi. Kasus satunya belum selesai ada kasus lagi. Sudah viral, viral lagi, terus menerus penuh dengan persoalan,” tukasnya.

Menurut H. Zainal, jika terus menerus dilanda persoalan dan disoal publik, itu artinya Polres Sampang sudah mencoreng nama baik Institusi Polri yang menginginkan Polri Presisi. “Coba video yang sudah beredar viral ini diperhatikan dan didengar dengan teliti. Andai kata saya Kapolda, saya malu mendengarnya,” bebernya.

H. Zainal berharap, agar semua persoalan di Polres Sampang bisa menjadi atensi Kapolda Bahkan Kapolri untuk segera mengambil ketegasan.

“Agar Citra Polres Sampang tidak semakin buruk di mata masyarakat se Indonesia,” tandas H. Zainal. (REDJAVA)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata
HUT ke-81 RI di Sumenep, Bupati Fauzi Bicara Kemerdekaan yang Harus Terasa

BERITA TERKAIT

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:54 WIB

75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan

BERITA TERBARU