JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh dunia olahraga Kabupaten Sumenep. Untuk pertama kalinya dalam sejarah keikutsertaan di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur, cabang olahraga (cabor) petanque sukses mempersembahkan medali emas perdana.
Torehan emas bersejarah ini diraih oleh pasangan atlet putri Lailatul Hasanah dan Nur Putri Maghfirah yang tampil gemilang dalam nomor double women, pada laga final yang berlangsung di Bess Resort, Lawang, Kabupaten Malang, Selasa (1/7/2025).
Ini bukan sekadar kemenangan, tapi simbol kebangkitan. Sejak pertama kali dibentuk di Sumenep, petanque baru kali ini mampu menembus dominasi daerah lain dan mengukuhkan diri sebagai kekuatan baru di Jawa Timur.
“Ini adalah sejarah bagi petanque Sumenep. Kami bangga dan terharu. Apa yang kami bangun bertahun-tahun, akhirnya membuahkan hasil,” ungkap Ketua Harian FOPI (Federasi Olahraga Petanque Indonesia) Sumenep, Taufik Rahman, Rabu (2/7/2025).
Ia menekankan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari proses pembinaan jangka panjang yang dijalankan secara konsisten dan profesional. Cabor petanque di Sumenep, yang dulunya dipandang sebelah mata, kini mulai menunjukkan kelasnya.
Ketua Harian KONI Kabupaten Sumenep, Abdul Kadir Al Mahdaly, juga tak kuasa menyembunyikan kebanggaannya. Ia menyebut kemenangan ini bukan hanya tentang medali, melainkan tentang harapan baru dan semangat juang para atlet muda Sumenep yang selama ini tak pernah lelah berlatih.
“Ini adalah bukti bahwa dengan kerja keras, fokus latihan, dan pembinaan yang serius, olahraga apa pun bisa mencetak prestasi. Termasuk cabang baru seperti petanque,” ujar Kadir.
Petanque sendiri tergolong baru di struktur kontingen olahraga Sumenep. Namun geliatnya tak bisa dipandang remeh.
Dalam beberapa tahun terakhir, minat pelajar dan generasi muda terhadap olahraga asal Prancis ini kian meningkat. Di baliknya, ada dedikasi dan militansi para pelatih, pengurus FOPI, dan tentunya atlet yang terus berlatih siang-malam tanpa lelah.
Kadir menambahkan bahwa capaian ini hanyalah awal. Masih ada tujuh nomor pertandingan lain yang akan dimainkan dalam cabor petanque pada Porprov tahun ini.
“Insyaallah ini bukan akhir, tapi pembuka dari prestasi-prestasi lainnya. Kami optimis bisa menambah koleksi medali untuk Sumenep,” tegasnya.
Sebelumnya, petanque Sumenep juga sempat meraih medali perunggu di nomor triple man, menandakan bahwa kekuatan tim ini cukup merata di berbagai nomor.
Dengan pencapaian emas ini, Sumenep mulai menunjukkan taringnya di kancah olahraga Jawa Timur. Lebih dari sekadar medali, kemenangan ini menjadi inspirasi bahwa kerja keras tak pernah mengkhianati hasil, dan bahwa dari pelosok Madura pun, emas bisa lahir.
“Sumenep tidak hanya datang untuk berpartisipasi, tapi siap bersaing dan menang,” pungkas Abdul Kadir Al Mahdaly dengan nada optimis. (REDJAVA****)











