Sumenep Menuju Zero Stunting, Transformasi Puskesmas Jadi Garda Terdepan Kesehatan Masyarakat

- Redaksi

Sabtu, 8 Maret 2025 - 23:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadinkes P2KB Sumenep Dr. Ellya Fardasah

Kadinkes P2KB Sumenep Dr. Ellya Fardasah

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) meluncurkan Program Integrasi Layanan Primer (ILP), sebuah terobosan monumental dalam sistem pelayanan kesehatan.

Program ini didesain untuk mengubah paradigma pelayanan Puskesmas, dari sekadar tempat pengobatan menjadi pusat aksi preventif dan promotif yang menjangkau langsung masyarakat hingga ke pelosok desa.

Kepala Dinkes P2KB Sumenep, dr. Ellya Fardasyah, menegaskan bahwa ILP bukan sekadar layanan kesehatan biasa, melainkan gerakan kolektif untuk membangun generasi emas Sumenep bebas stunting. Targetnya pun ambisius: zero stunting pada 2025.

“Kami tidak ingin ada lagi anak-anak Sumenep yang tumbuh dengan keterbatasan akibat stunting. ILP akan menjadi senjata utama dalam mencegah dan menangani masalah ini secara holistik,” ujar dr. Ellya, Sabtu (8/3/2025).

Salah satu gebrakan utama ILP adalah pendekatan jemput bola, di mana tenaga kesehatan tidak hanya menunggu pasien di Puskesmas, tetapi juga aktif turun ke lapangan.

Dengan sistem ini, masyarakat terutama kelompok rentan seperti ibu hamil, bayi, dan balita akan mendapatkan layanan kesehatan langsung di rumah mereka.

“Ini bukan lagi soal siapa yang datang ke fasilitas kesehatan, tapi bagaimana layanan kesehatan yang proaktif menjangkau masyarakat. Setiap bayi, setiap ibu hamil, setiap keluarga berhak mendapatkan layanan optimal tanpa hambatan,” tegasnya.

Peningkatan layanan ini diharapkan tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, tetapi juga menjadi katalisator pengurangan angka kemiskinan.

Baca Juga :  Wasekjen PERADI Soroti Ketimpangan, Minta Advokat Aktif Bela Buruh

Dengan generasi yang lebih sehat dan kuat, produktivitas masyarakat meningkat, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah.

Dinkes P2KB Sumenep menyadari bahwa suksesnya ILP tidak bisa hanya bergantung pada sektor kesehatan.

Baca Juga :  Gelar Seminar Meseum, Kadisbudporapar Sumenep Upaya Menggali Informasi Seni, Khususnya Musik Tong-Tong

Oleh karena itu, program ini juga melibatkan pemerintah desa, kader kesehatan, hingga komunitas di tingkat dusun dan kelurahan.

“Perang melawan stunting adalah tugas bersama. Jika semua pihak bersatu, tidak ada alasan bagi kita untuk gagal. Dukungan dari seluruh elemen masyarakat adalah bahan bakar utama keberhasilan program ini,” tandas dr. Ellya.

Dengan inovasi dan pendekatan multi-sektoral ini, Sumenep siap menjadi contoh nasional dalam upaya pemberantasan stunting.

ILP bukan sekadar program, tetapi revolusi kesehatan yang akan mengubah wajah generasi mendatang. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU