Sumenep Menggeliat di Bulan Suci, Festival Takjil Jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi Kerakyatan

- Redaksi

Jumat, 20 Februari 2026 - 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Saat Memberikan Sambutan di Acara Pembukaan Festival Bazar Takjil di Depan Labeng Mesem Pendopo Agung Keraton Sumenep, Jum'at (20/02/2026)

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Saat Memberikan Sambutan di Acara Pembukaan Festival Bazar Takjil di Depan Labeng Mesem Pendopo Agung Keraton Sumenep, Jum'at (20/02/2026)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Suasana depan Labang Mesem Keraton berubah menjadi lautan warna dan aroma kuliner khas Ramadan, Jumat (20/2/2026). Ratusan pelaku usaha tumpah ruah dalam Festival Bazar Takjil Ramadan yang digelar Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama Radar Madura.

Sebanyak 143 stan dan 40 pelaku UMKM non-stan ambil bagian. Dari jajanan tradisional, minuman segar, hingga kuliner kekinian, semuanya menyatu dalam denyut ekonomi rakyat yang terasa kian bergeliat menjelang waktu berbuka puasa.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan festival tersebut bukan sekadar seremoni tahunan. Di balik kemeriahan Ramadan, ada misi besar menggerakkan ekonomi kerakyatan.

“Festival ini bukan hanya agenda seremonial bernuansa religi. Ini adalah ruang pemberdayaan nyata bagi UMKM, terutama pedagang kuliner lokal yang menggantungkan penghasilan tambahannya di bulan Ramadan,” kata Bupati Fauzi saat membuka acara.

Menurut Fauzi, Ramadan harus dimaknai sebagai momentum spiritual sekaligus momentum ekonomi. Perputaran uang di sektor konsumsi, khususnya makanan dan minuman berbuka, dinilai mampu menjadi pengungkit kesejahteraan masyarakat jika dikelola secara inklusif.

“Kami ingin Ramadan menghadirkan keberkahan yang luas. Bukan hanya keberkahan ibadah, tetapi juga keberkahan ekonomi. Karena itu, pemerintah membuka ruang seluas-luasnya agar UMKM bisa tumbuh dan naik kelas,” ujarnya.

Ia menambahkan, festival tersebut menjadi bukti kehadiran pemerintah daerah dalam mendampingi pelaku usaha kecil agar semakin berdaya saing. Ke depan, Pemkab Sumenep berkomitmen mendorong peningkatan kualitas kemasan, manajemen usaha, hingga akses pemasaran yang lebih luas.

“Pemerintah hadir untuk memastikan UMKM tidak berjalan sendiri. Kami ingin mereka berkembang, memiliki daya saing, dan mampu menembus pasar yang lebih besar,” ungkap sosok orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu.

Di sisi lain, Bupati Fauzi juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas dan etika usaha. Ia menekankan bahwa kepercayaan konsumen adalah fondasi utama dalam membangun usaha berkelanjutan.

Baca Juga :  Hadiri Apel SPMT, Kapolres Sumenep Beri Apresiasi Deklarasi Pemilu Damai oleh Bawaslu

“Jaga kualitas, kebersihan, dan keamanan pangan. Jangan sampai ada praktik yang merugikan pembeli. Harga harus wajar dan pelayanan harus ramah. Kepercayaan masyarakat adalah modal terbesar bagi keberlangsungan usaha,” pesannya.

Festival Bazar Takjil Ramadan tak hanya menjadi pusat transaksi ekonomi, tetapi juga ruang silaturahmi warga. Setiap sore, masyarakat berbondong-bondong datang, berburu menu berbuka sekaligus menikmati suasana kebersamaan yang hangat.

“Melalui festival ini, kami ingin mempererat persaudaraan, menumbuhkan semangat berbagi, dan memperkuat komitmen membangun Sumenep yang religius, harmonis, serta semakin sejahtera,” pungkas Fauzi.

Ramadan di Sumenep pun tak sekadar tentang menanti azan magrib. Ia menjelma menjadi denyut ekonomi rakyat hidup, bergerak, dan penuh harapan. (REDJAVA****)

Baca Juga :  Festival Srikaya dan Kebersamaan Ramadan: Sumenep Bersiap Sambut Buka Puasa Akbar

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Perpusling Sumenep Bikin Suasana Sekolah Berubah, Buku dan Olahraga Jadi Magnet Siswa SDN Kebunan 1
DPMPTSP Sumenep Gelar SALEHA, Dorong Pelaku Usaha Sadar Legalitas dan Naik Kelas
Laga Mini Soccer Forkopimda vs BMPD di Sumenep Jadi Ajang Perkuat Silaturahmi
Camat Guluk-Guluk Dorong Anak Berani Berkreasi di Hari Kemerdekaan Lewat Lomba Mewarnai
Dispusip Sumenep Bangun Generasi Literat, Pembekalan Lomba Bertutur Jadi Jalan Menumbuhkan Keberanian Sejak Dini
Dandim Sumenep Tinjau Lima Sumur Bor di Raas, Ikhtiar TNI Hadirkan Air Bersih untuk Warga Kepulauan
Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026: Polisi Sumenep Ringkus Pria Bawa Sabu 4,28 Gram
Prestasi Gemilang MAN Sumenep, Borong 3 Penghargaan KPPN di Tengah Persaingan 138 Satker

BERITA TERKAIT

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Perpusling Sumenep Bikin Suasana Sekolah Berubah, Buku dan Olahraga Jadi Magnet Siswa SDN Kebunan 1

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:23 WIB

DPMPTSP Sumenep Gelar SALEHA, Dorong Pelaku Usaha Sadar Legalitas dan Naik Kelas

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:27 WIB

Laga Mini Soccer Forkopimda vs BMPD di Sumenep Jadi Ajang Perkuat Silaturahmi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:55 WIB

Camat Guluk-Guluk Dorong Anak Berani Berkreasi di Hari Kemerdekaan Lewat Lomba Mewarnai

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:05 WIB

Dispusip Sumenep Bangun Generasi Literat, Pembekalan Lomba Bertutur Jadi Jalan Menumbuhkan Keberanian Sejak Dini

BERITA TERBARU