Sosialisasikan Dampak Lingkungan Tambang Pasir Ilegal, Pemdes Banmaleng Imbau Warga Patuh Hukum dan Jaga Kelestarian Alam

- Redaksi

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosialisasikan Dampak Lingkungan Tambang Pasir Ilegal, Pemdes Banmaleng Imbau Warga Patuh Hukum dan Jaga Kelestarian Alam

Sosialisasikan Dampak Lingkungan Tambang Pasir Ilegal, Pemdes Banmaleng Imbau Warga Patuh Hukum dan Jaga Kelestarian Alam

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pemerintah Desa (Pemdes) Banmaleng, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep menggelar Sosialisasi Dampak Lingkungan Akibat Penambangan Pasir Ilegal di Balai Desa setempat, Kamis (29/1/2026).

Sebelum sosialisasi, Pemdes Banmaleng bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) Giligenting, tokoh masyarakat melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke lokasi yang diduga sering terjadi penambangan pasir ilegal.

Pemdes Banmaleng melalui Sekdes setempat Edy Sunaidi mengatakan bahwa sosialisasi ini adalah untuk mengedukasi, mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pencegahan serta penegakan hukum terhadap penambang pasir ilegal yang meresahkan warga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini untuk menjaga kelestarian lingkungan kita bersama, memberikan pemahaman yang utuh tentang bahaya ekologis dampak tambang pasir ilegal, ujar Sunaidi saat sosialisasi, Kamis (29/1/2026).

Baca Juga :  Babinsa Bantu Perangkat Desa Kerja Bakti Bersihkan Kantor Desa Batuampar

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar mematuhi hukum serta menjaga lingkungan agar tidak menambang pasir atau batu karang yang berakibat fatal bagi lingkungan sekitar.

Salah satu dampak negatif dari penambangan pasir dan batu karang, imbuh Sunaidi, yakni abrasi, penurunan kualitas air dan kerusakan tanaman warga.

Kepada masyarakat yang melihat terjadi penambangan pasir ilegal, tegas Sunaidi, silakan didokumentasi dan dilaporkan ke Pemdes atau kepolisian.

“Pemdes menekankan tentang edukasi bahaya ekologis dampak tambang pasir ilegal. Mari kita awasi bersama, jika masih ada masyarakat yang tetap melanggar, biar aparat keamanan yang memproses secara hukum,” bebernya.

Baca Juga :  Damkar Sumenep Tangani Tiga Laporan Darurat Beruntun dalam 24 Jam

Pada kesempatan yang sama, Penyuluh Lingkungan DLH Sumenep Imranto menyampaikan, setiap jenis usaha yang dilakukan oleh masyarakat hendaknya memenuhi aspek ekonomi, lingkungan dan sosial.

Jika hanya berdampak secara ekonomi tapi tak peduli lingkungan serta dampak sosial, imbuh Imran, itu merupakan tindakan egois dan membahayakan warga sekitar bahkan rawan konflik.

“Contohnya penambangan pasir dan batu karang ilegal, ini bisa menyebabkan pantai terkikis, air laut akan masuk ke daratan. Tanaman bisa mati, air sumur yang asalnya tawar menjadi asin,” paparnya.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 0827/01 Kota Sumenep Serka Hartono Membantu Pembersihan Pohon Bambu Tumbang

DLH Sumenep berharap kepada warga Giliraja, khususnya Desa Banmaleng untuk tidak mewarisi anak cucunya berupa kerusakan alam.

Pada kesempatan itu pula, Kapolsek Giligenting AKP Mawardi menerangkan tentang pentingnya menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) dan penegakan hukum.

AKP Mawardi menyinggung Pasal 158 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 (perubahan atas UU No 4 Tahun 2009) tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba) yang mengatur sanksi pidana bagi penambangan tanpa izin.

“Tambang pasir ilegal masuk dalam pasal 158 ini. Yang melanggar akan diproses hukum, bisa dipidana penjara paling lama lima tahun dan denda maksimal Rp100 miliar,” singkatnya. (REDJAVA/$$$$)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU