JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Cabang Sumenep terlibat dalam Sosialisasi Pembentukan Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) yang diselenggarakan oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep bekerja sama dengan Dinas Sosial P3A Kabupaten Sumenep.
Kegiatan yang diikuti oleh Kelompok Kerja (Pokja) 1 PKK Kecamatan se-Kabupaten Sumenep ini bertempat di Aula Al-Ikhlas Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua HIMPSI Sumenep Dr. Zamzami Sabiq, MPsi, Ketua Pokja 1 Tim PKK Kabupaten Sumenep, Khusnol Khotimah Rasyadi, para Ketua DWP Organisasi Perangkat Daerah (OPD dan Kelompok Kerja (Pokja) 1 PKK Kecamatan se-Kabupaten Sumenep.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan sosialisasi Pembentukan Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) dibuka langsung oleh Khusnul Khotimah Rasyadi, selaku Ketua Kelompok Kerja (Pokja) 1 Tim PKK Kabupaten Sumenep.
Pada sambutannya, Khusnol Khotimah Rasyadi mengatakan kegiatan ini sebagai salah satu upaya untuk mencegah pernikahan di usia dini, karena hingga saat ini masih sering terjadi di kalangan masyarakat di Kota Keris pernikahan anak di bawah umur.
Hal itu menurut istri Sekretaris Daerah Kabul (Sekdakab) Ir. Edy Rasyadi, MSi itu disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya kultur masyarakat yang melekat khususnya di pedesaan serta pengaruh pergaulan bebas disekitar lingkungan yang dapat mempengaruhinya.
“Melalui kegiatan sosialisasi ini akan dibentuk lembaga konseling desa, dimulai dari orang tua, remaja, calon pengantin hingga pra pernikahan, dan ini sebagai wadah masyarakat untuk berkeluh kesah serta tempat solusi terkait permasalahan yang terjadi dalam keluarga,” terangnya.
Sementara itu Ketua HIMPSI Sumenep, Dr. Zamzami Sabiq, MPsi memaparkan bahwa ibu-ibu sebagai garda terdepan sebagai unit pelayanan pada keluarga setidaknya harus betul-betul tahu, bagaimana pola asuh yang tepat dan benar di era digitalisasi seperti sekarang ini.
“Terkadang pola asuh yang salah terhadap anak terkadang menjadi masalah dan problem tersendiri dan bersifat urgent di kalangan masyarakat kita, khususnya masyarakat di pedesaan,” kata Dr. Zamzami Sabiq, MPsi pada media ini, Kamis (29/08/2024).
Oleh karena itu, menurut Ketua HIMPSI Cabang Sumenep, Dr. Zamzami Sabiq, MPsi harus dibutuhkan kesabaran, keuletan dan kewaspadaan para ibu sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan pola asuh terhadap anak-anak.
“Sehingga anak-anak itu nantinya mendapatkan perhatian penuh dan kasih sayang seorang ibu serta keluarganya. Dan yang paling penting anak-anak dapat menjadi harapan orang tua sebagai generasi penerus bangsa dan negara,” pungkasnya. (REDJAVA****)









