JAVANETWORK.CO.ID, SUMENEP – Dalam upaya mendorong transformasi pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman, SMAN 1 Sumenep kembali menggelar kegiatan tahunan bertajuk “RAJAFESTA” sebuah ajang yang menjadi etalase kreativitas dan inovasi siswa. Menariknya, tahun ini kegiatan tersebut mendapatkan dukungan langsung dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumenep yang turut menjembatani kerja sama strategis antara sekolah dengan Bank Indonesia (BI).
Kepala SMAN 1 Sumenep, Drs. Rafiudin, M.Pd., menyambut langsung kunjungan kerja tim Bapenda Sumenep ke sekolah sebagai bentuk koordinasi dan pengecekan akhir sebelum pelaksanaan acara. Dalam pertemuan itu, dibahas berbagai hal penting, termasuk integrasi sistem pembayaran digital berbasis QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) dalam seluruh aktivitas transaksi selama event berlangsung.
“RAJAFESTA bukan sekadar kegiatan internal sekolah, melainkan ajang pembelajaran ekonomi praktis bagi siswa. Di sini, mereka belajar langsung bagaimana mengelola produk, memasarkan, hingga menjual kepada masyarakat dalam suasana yang nyata. Ini merupakan laboratorium kewirausahaan sekaligus panggung ekspresi seni dan budaya siswa,” kata Rafiudin kepada media ini, Selasa (03/06/2025).
Konsep “RAJAFESTA” sendiri diambil dari semangat untuk menampilkan berbagai karya unggulan siswa baik dalam bentuk keterampilan memasak, produk kerajinan, pertunjukan seni, hingga praktik kewirausahaan yang ditampilkan melalui stand-stand kelas. Setiap kelas didorong untuk menyusun strategi bisnis, menghitung modal dan keuntungan, serta mempresentasikan produk mereka kepada publik. Tak hanya berjualan, siswa juga diberikan kesempatan untuk menampilkan bakat seni sebagai bagian dari hiburan yang mendidik bagi pengunjung.

Sementara itu, Bapenda Sumenep melalui kerja samanya dengan Bank Indonesia, melihat potensi besar kegiatan ini sebagai sarana edukasi publik dalam hal literasi keuangan digital. Maka dari itu, BI melalui Kantor Perwakilannya di Surabaya akan hadir dan memberikan dukungan langsung, salah satunya berupa fasilitasi penggunaan QRIS sebagai metode pembayaran resmi dalam event tersebut.
“Bank Indonesia memiliki program nasional untuk memperluas adopsi QRIS di kalangan masyarakat, termasuk di sektor pendidikan. Kami melihat kegiatan Raja Pesta ini sangat ideal untuk mensosialisasikan sistem pembayaran nontunai, terutama di kalangan generasi muda yang melek teknologi,” kata Kabid P3EPD Bapenda Sumenep, Suhermanto, SE. ME.
Pihaknya berharap melalui sinergi ini, pengunjung Raja Pesta akan dapat melakukan berbagai transaksi seperti membeli produk siswa, membayar tiket masuk, maupun parkir menggunakan QRIS yang terkoneksi dengan layanan mobile banking dari seluruh bank.
“Hal ini menjadi langkah konkret dalam mendekatkan dunia pendidikan dengan realitas digitalisasi ekonomi nasional,” tutupnya.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penting untuk menunjukkan bahwa sekolah bukan hanya tempat belajar teori, tetapi juga ruang tumbuhnya ekosistem kreatif, produktif, dan adaptif terhadap perubahan teknologi. Kolaborasi antara SMAN 1 Sumenep, Bapenda, dan Bank Indonesia dinilai sebagai langkah progresif yang patut menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Sumenep maupun di tingkat regional Jawa Timur.
Lebih lanjut, Kepala SMAN 1 Sumenep, Rafiudin menegaskan dengan kehadiran langsung pejabat dari Bank Indonesia Surabaya, kegiatan “RAJAFESTA” bisa menjadi awal dari kemitraan yang lebih luas, termasuk kemungkinan program pembinaan UMKM siswa, pelatihan literasi keuangan, dan dukungan sistem digitalisasi sekolah.
“Kami sangat terbuka dengan segala bentuk kerja sama yang berorientasi pada penguatan kapasitas siswa. Dunia terus berubah dan kami ingin memastikan lulusan SMAN 1 Sumenep siap secara akademik, keterampilan, dan juga finansial digital,” pungkasnya.
Dengan semangat gotong royong antarlembaga, SMAN 1 Sumenep bertekad menjadikan pendidikan sebagai poros kemajuan daerah. RAJAFESTA bukan hanya simbol kreativitas siswa, tetapi juga bukti bahwa sekolah negeri pun bisa menjadi motor inovasi sosial, ekonomi, dan budaya yang berdampak luas bagi masyarakat. (REDJAVA****)













