JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Ramadan bukan sekadar bulan ibadah, tetapi juga momentum untuk berbagi dan menebar keberkahan.
SMA Nahdlatul Ulama (NU) Sumenep membuktikan hal itu dengan menggelar serangkaian kegiatan luar biasa, mulai dari Khotmil Qur’an, buka puasa bersama, hingga penyaluran zakat fitrah kepada masyarakat yang membutuhkan.
Puncak kegiatan yang berlangsung pada Kamis (20/3/2025) itu tak hanya dipenuhi nuansa spiritual, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial di kalangan siswa, guru, dan masyarakat sekitar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di halaman sekolah yang disulap menjadi tempat doa bersama, lantunan ayat suci Al-Qur’an menggetarkan hati.
Para siswa dengan penuh khidmat menyelesaikan Khotmil Qur’an sebagai wujud syukur dan harapan agar ilmu yang mereka pelajari diberkahi.
“Kami ingin Ramadan ini menjadi lebih dari sekadar rutinitas ibadah, tetapi juga ajang refleksi dan kepedulian sosial. Semoga kebersamaan ini membawa keberkahan bagi semua,” ujar Kepala SMA NU Sumenep, Sri Farida Hartatik kepada media ini, Kamis (20/03/2025).
Setelah doa bersama, ribuan paket takjil dibagikan kepada masyarakat dan pengguna jalan.

Tak hanya itu, ratusan paket zakat fitrah juga disalurkan kepada warga kurang mampu, sebuah bukti nyata bahwa sekolah ini tak hanya mendidik ilmu, tetapi juga membangun karakter berbagi.
Di tengah kehangatan Ramadan, prestasi membanggakan juga datang dari siswa-siswi SMA NU Sumenep.
Muhammad Fikri Gradi Putra dan Zahratul Fajria berhasil meraih medali emas dan perunggu dalam ajang SMART STUDENT IPB untuk mata pelajaran Bahasa Inggris dan Pendidikan Agama Islam.
“Ini bukan hanya kemenangan pribadi, tetapi juga kebanggaan bagi seluruh warga sekolah. Semoga menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus berprestasi,” ungkapnya.
Sebagai penutup rangkaian acara, siswa, guru, dan masyarakat melaksanakan shalat tarawih berjamaah di aula sekolah, mempertegas bahwa Ramadan adalah waktu untuk memperkuat hubungan dengan Tuhan dan sesama manusia.
“Dengan semangat berbagi, ibadah, dan prestasi yang terus menyala, kami SMA NU Sumenep telah membuktikan bahwa Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga tentang memperkaya jiwa dan memberi makna bagi sesama,” pungkasnya.(REDJAVA****)









