JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kobaran api melalap sebuah toko milik warga di Desa Manding Laok, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, pada Senin siang (21/07/2025).
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 13.22 WIB itu sontak menggegerkan masyarakat sekitar, terlebih karena lokasinya berada di jalur padat aktivitas, tepat sebelum SPBU Manding dan tak jauh dari kawasan Pasar Manding.
Asap pekat membumbung tinggi, disertai suara letupan dari dalam tokoh, memicu kepanikan warga.
Dalam hitungan menit, ratusan orang berjubel menyaksikan peristiwa tersebut, bahkan sebagian nekat mendekat untuk merekam kejadian menggunakan ponsel.
Laporan pertama diterima oleh SiLaPor 112 Sumenep melalui seorang warga bernama Bapak Fauzan, yang segera menghubungi layanan darurat.
Menanggapi hal itu, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Sumenep langsung menerjunkan empat unit mobil pemadam ke lokasi.

“Kami bergerak cepat setelah laporan masuk pukul 13.22 WIB. Api berhasil kami padamkan sekitar pukul 14.15 WIB,” terang Sugiyanto, Kabid Damkar Satpol PP Sumenep.
Ia menambahkan, proses pemadaman sempat terkendala karena banyaknya warga yang berkerumun dan lokasi yang cukup sempit.
“Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, toko yang terbakar mengalami kerusakan berat. Petugas Damkar masih melakukan proses pendinginan dan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran,” jelasnya.
Sementara itu, petugas dari kepolisian dan Satpol PP turut diterjunkan untuk mengamankan lokasi dan mengurai kemacetan lalu lintas akibat kerumunan warga.
Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Damkar mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya akibat hubungan arus pendek listrik dan kelalaian saat memasak.
“Jangan biarkan instalasi listrik yang tidak standar dan peralatan elektronik menyala tanpa pengawasan,” pungkas Sugiyanto. (REDJAVA****)











