Setetes Darah dari ASN Bapenda Sumenep: Ketulusan yang Mengalir untuk Menyelamatkan Hidup

- Redaksi

Jumat, 11 April 2025 - 10:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Suasana ASN Bapenda Aksi Donor Darah Bersama PMI Cabang Sumenep di Kantor Bapenda, Jum'at (10/04/2025)

Suasana ASN Bapenda Aksi Donor Darah Bersama PMI Cabang Sumenep di Kantor Bapenda, Jum'at (10/04/2025)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Di tengah ritme kerja yang tak kenal henti, para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumenep menunjukkan bahwa kepedulian sosial tetap menjadi bagian penting dari pengabdian mereka.

Jumat pagi, 10 April 2025, suasana Kantor Bapenda berbeda dari hari-hari biasanya. Kehadiran unit donor darah dari Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Sumenep membawa nuansa kemanusiaan yang begitu terasa.

Tanpa seremoni, para ASN dengan sukarela mengantri untuk mendonorkan darah sebuah aksi sederhana namun sarat makna.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak ada paksaan. Tak ada sorotan berlebihan. Hanya ketulusan yang mengalir pelan-pelan, sebagaimana darah yang mereka sumbangkan.

Dari kegiatan tersebut, terkumpul sedikitnya 11 kantong darah. Jumlah ini bukan sekadar memenuhi target, tetapi juga mencerminkan semangat gotong royong dan solidaritas yang mengakar kuat.

Baca Juga :  Gandeng Sakolaan Tastaman Nurul Anwar, Lesbumi NU Gapura Gelar Molodhan dan Lesehan Kebudayaan

Darah-darah ini kelak akan mengalir di tubuh mereka yang tengah berjuang di ambang hidup dan mati menjadi penyambung napas, pembawa harapan, dan pemantik cahaya di tengah kegelapan.

Koordinator kegiatan dari PMI Sumenep, Fadhilah Herawati, menyampaikan apresiasi atas antusiasme para ASN.

Menurutnya, donor darah bukan sekadar agenda sosial, melainkan bentuk konkret cinta kasih antarmanusia.

“Setetes darah mungkin hanya sebentar meninggalkan tubuh kita, tetapi bagi yang menerimanya, itu bisa menjadi napas terakhir yang diselamatkan. Sebuah alasan bagi keluarga untuk kembali tersenyum,” ujar Herawati di sela kegiatan.

Ia menambahkan bahwa PMI Sumenep akan terus memperluas jangkauan gerakan donor darah, menyasar instansi pemerintahan, sektor swasta, komunitas pendidikan, hingga pesantren.

“Kami ingin menjadikan donor darah sebagai budaya, sebagai bagian dari gaya hidup. Tidak menunggu darurat. Karena kemanusiaan tidak mengenal waktu,” tegasnya.

Salah satu ASN Bapenda, RB Moh. Hasan, SE, M.Si akrab disapa Gus Hasan menuturkan bahwa donor darah telah menjadi agenda pribadinya secara rutin.

Baca Juga :  Sambut HUT Bhayangkara ke-77, Polres Sumenep Bersama Kodim 0827 Serta Bhayangkari Gelar Donor Darah

“Ini bukan sekadar empati, tapi bentuk nyata tanggung jawab sosial kita sebagai manusia. Menolong tak harus selalu lewat materi darah pun bisa menjadi jalan kebaikan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ririn, ASN yang baru pertama kali mendonorkan darah, mengaku sempat gugup. Namun rasa itu segera berubah menjadi kebanggaan setelah memahami makna di balik tindakan tersebut.

“Ternyata membantu orang lain bisa sesederhana ini. Rasanya luar biasa. Seperti menemukan sisi baru dari diri saya,” ujarnya.

Aksi sosial ini menjadi pengingat, bahwa tugas ASN tak sebatas laporan dan angka-angka. Di balik meja kerja dan setumpuk berkas, tersimpan ruang luas dalam hati mereka untuk peduli dan berbagi.

Baca Juga :  Ribuan Paket Sembako dari Kapolri Disebar ke Masyarakat di Slum Area Jaksel

Melalui kegiatan ini, Bapenda Sumenep menorehkan catatan tak hanya administratif, tetapi juga spiritual. Sebuah jejak kemanusiaan yang tak selalu tercantum dalam laporan kinerja, namun hidup dalam ingatan mereka yang terbantu.

Karena pada akhirnya, kebaikan bukan soal besar kecilnya aksi, tapi tentang keikhlasan yang mengalir bersama setetes darah. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

HUT ke-81 RI Jadi Momentum Bangselok Perkuat Persatuan, Lurah Edy: Kemerdekaan Harus Dijaga dengan Kebersamaan
FRPB X Banteng Sakera Nahdliyin Siagakan Ambulans dan Relawan di Pelabuhan Kalianget, Perkuat Evakuasi Korban KMP Mutiara Sentosa II
Mutasi Personel Mulai Bergulir Pascakenaikan Status Polresta Sumenep, Publik Harapkan Reformasi Pelayanan dan Penegakan Hukum
Turnamen Bal Budhi Bupati Cup II 2026 Pecahkan Antusiasme, Kalianget Resmi Dinobatkan sebagai Kampoeng Olahraga Bal Budhi
IPNU-IPPNU Sumenep Resmi Dilantik, KH. Widadi Rahim Tekankan Akhlak, Ilmu dan Khidmah
KMP Mutiara Santosa 2 Terbakar di Perairan Utara Sumenep, Ratusan Penumpang Dievakuasi di Tengah Kepungan Asap
Membanggakan! Siswi SDN Gapura Barat I Sumenep Tembus Juara III OPEC Se-Madura 2026
Ribuan Warga Semarakkan Pembukaan Rangkaian HUT ke-81 RI di Guluk-Guluk, Camat Ajak Masyarakat Rawat Persatuan dan Semangat Gotong Royong

BERITA TERKAIT

Minggu, 2 Agustus 2026 - 20:35 WIB

HUT ke-81 RI Jadi Momentum Bangselok Perkuat Persatuan, Lurah Edy: Kemerdekaan Harus Dijaga dengan Kebersamaan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:22 WIB

FRPB X Banteng Sakera Nahdliyin Siagakan Ambulans dan Relawan di Pelabuhan Kalianget, Perkuat Evakuasi Korban KMP Mutiara Sentosa II

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:12 WIB

Mutasi Personel Mulai Bergulir Pascakenaikan Status Polresta Sumenep, Publik Harapkan Reformasi Pelayanan dan Penegakan Hukum

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:03 WIB

Turnamen Bal Budhi Bupati Cup II 2026 Pecahkan Antusiasme, Kalianget Resmi Dinobatkan sebagai Kampoeng Olahraga Bal Budhi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:55 WIB

IPNU-IPPNU Sumenep Resmi Dilantik, KH. Widadi Rahim Tekankan Akhlak, Ilmu dan Khidmah

BERITA TERBARU