Setelah Sepekan Terisolasi Cuaca Ekstrem, Jalur Laut Situbondo–Sumenep Akhirnya Dibuka

- Redaksi

Minggu, 18 Januari 2026 - 20:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Setelah Sepekan Terisolasi Cuaca Ekstrem, Jalur Laut Situbondo–Sumenep Akhirnya Dibuka: Ratusan Penumpang Pecah Tangis, Logistik Kembali Mengalir

Setelah Sepekan Terisolasi Cuaca Ekstrem, Jalur Laut Situbondo–Sumenep Akhirnya Dibuka: Ratusan Penumpang Pecah Tangis, Logistik Kembali Mengalir

JAVANETWORK.CO.ID.SITUBONDO – Setelah sepekan lumpuh akibat terjangan cuaca ekstrem, denyut nadi transportasi laut Situbondo–Madura akhirnya kembali berdenyut. Minggu (18/1/2026) menjadi hari yang dinanti ribuan warga kepulauan Sumenep ketika kapal-kapal penyeberangan kembali diizinkan berlayar dari Pelabuhan Jangkar, Situbondo.

Keputusan krusial ini diambil setelah kondisi gelombang dan angin di perairan Sumenep dinyatakan membaik. Aktivitas pelayaran yang sempat terhenti total kini kembali dibuka, membawa harapan baru bagi warga kepulauan yang selama berhari-hari terisolasi.

“Mulai hari ini, pelayaran dari Pelabuhan Jangkar menuju kepulauan di Kabupaten Sumenep resmi kami buka kembali karena kondisi cuaca sudah memungkinkan dan relatif aman untuk pelayaran,” kata Pengawas Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Jangkar Situbondo, BPTD Kelas II Jawa Timur, Abdul Hamid, Minggu (18/01/2026)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihaknya menegaskan bahwa keputusan tersebut tidak diambil secara gegabah. Seluruh aspek keselamatan menjadi pertimbangan utama sebelum izin berlayar dikeluarkan.

“Selama sepekan terakhir kami menahan kapal karena gelombang tinggi dan angin kencang sangat berisiko. Begitu indikator cuaca menunjukkan tren landai, kami langsung bergerak cepat membuka kembali layanan,” ujarnya.

KMP Dharma Kartika, yang tertahan sejak 10 Januari 2026, menjadi kapal pertama yang memecah kebuntuan. Sekitar pukul 08.50 WIB, kapal tersebut bertolak menuju Pulau Raas, mengangkut 222 penumpang, termasuk 10 balita.

“KMP Dharma Kartika kami izinkan berangkat pertama karena kondisi teknis kapal siap dan cuaca di lintasan menuju Raas sudah dinyatakan aman,” tambah Hamid.

Tak lama berselang, denyut pelayaran semakin terasa. KMP Munggiyango Hulalo dengan rute Jangkar–Kalianget diberangkatkan pada pukul 10.18 WIB, membawa 69 penumpang, termasuk tiga balita.

“Hari ini kami buka bertahap. Setiap keberangkatan kami pantau ketat, mulai dari data cuaca, kesiapan kapal, hingga keselamatan penumpang,” jelasnya.

Tak hanya jalur kepulauan Sumenep, pelayaran lintas provinsi juga kembali bergerak. Pada pukul 15.28 WIB, KMP Trimas Laila resmi bertolak menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, NTB, mengangkut 36 penumpang serta sejumlah truk logistik.

“Pelayaran ke Lembar kami izinkan karena jalur ini vital untuk distribusi logistik. Namun, pengawasan tetap kami perketat,” sambungnya.

Sementara itu, kapal yang sempat terjebak cuaca ekstrem di tengah laut akhirnya bisa bernapas lega. KMP Wicitra Dharma I, yang tertahan selama sepekan di Pulau Sapudi, tiba dengan selamat di Pelabuhan Jangkar sekitar pukul 17.05 WIB, membawa 133 penumpang, termasuk lima balita.

“Kedatangan KMP Wicitra Dharma I menjadi bukti bahwa keputusan membuka kembali pelayaran ini sudah melalui pertimbangan matang dan mengutamakan keselamatan,” tegas Hamid

Meski pelayaran kembali normal, BPTD Kelas II Jawa Timur menegaskan bahwa kewaspadaan tetap menjadi kunci utama.

“Kami mengimbau seluruh operator kapal dan penumpang untuk terus memantau informasi cuaca dan mematuhi standar keselamatan. Cuaca laut bisa berubah cepat dan tidak bisa ditawar,” pungkasnya.

Kembalinya pelayaran ini bukan sekadar soal transportasi, melainkan tentang hidup yang kembali bergerak: anak-anak yang pulang, logistik yang tiba, dan harapan warga kepulauan Sumenep yang kembali menyala setelah sepekan terkurung badai. (REDJAVA/$$$)

Baca Juga :  Komitmen Pemkab Dukung Modernisasi Sektor Pertanian, DKPP Sumenep Launching Aplikasi PETA-NI

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU