JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Senyum haru sekaligus doa tulus mewarnai kegiatan sosial yang digelar Jurnalis Indonesia bersama Media Detikzone.id, Senin (29/7/2025). Puluhan anak yatim dan dhuafa di Desa Batuputih, Kecamatan Batuputih, serta Desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan, menerima santunan dari seorang Hamba Allah yang memilih untuk tidak disebutkan identitasnya.
Suasana penuh kehangatan terasa sejak awal kegiatan. Anak-anak tampak gembira, sementara para orang tua memeluk erat bantuan yang diberikan. Bagi mereka, santunan ini bagaikan angin segar di tengah beban hidup yang kian menekan.
Menariknya, kepedulian juga menjangkau salah seorang narapidana (napi). Donatur menitipkan bantuan melalui Jurnalis Indonesia dan Detikzone.id agar napi tersebut memiliki semangat baru untuk memperbaiki diri dan menata masa depan setelah bebas dari hukuman.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini bukti bahwa kasih sayang Allah tidak terbatas. Kami hanya menjadi perantara amanah kebaikan ini. Semoga membawa manfaat bagi semuanya, termasuk saudara kita yang sedang menjalani ujian hidup di balik jeruji,” ujar Igusty Madani, Pemimpin Redaksi Detikzone.id.
Menurutnya, media tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi, tetapi juga harus memiliki peran sosial.
“Detikzone bukan hanya hadir sebagai media informasi, tapi juga ingin menjadi bagian dari solusi. Setelah sebelumnya membangun Musala Umat dan menyiapkan Ambulans Umat, kini kami kembali dipercaya menyalurkan amanah santunan. Ini bukti bahwa kami ingin selalu dekat dengan masyarakat, tidak hanya lewat berita, tapi juga lewat aksi nyata,” tambah Igusty Madani.
Hal senada disampaikan Ilyas, Pemimpin Redaksi Jurnalis Indonesia. Ia menyebut, kepercayaan dari donatur merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar.
“Kepercayaan ini adalah amanah yang sangat berharga bagi kami. Terima kasih kepada donatur yang telah menitipkan kebaikan melalui Jurnalis Indonesia. Semoga Allah SWT membalas dengan pahala berlipat ganda serta menjadikan langkah kecil ini sebagai jalan keberkahan bagi semua pihak,” kata Ilyas.
Dalam kesempatan terpisah, Hamba Allah selaku donatur menjelaskan alasannya menitipkan santunan melalui kedua media ini.
“Mereka tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga punya kepedulian sosial yang nyata. Tujuan saya sederhana, agar santunan ini benar-benar sampai kepada yang berhak, menebar manfaat, dan mengingatkan bahwa dalam setiap rezeki ada hak orang lain. Semoga langkah kecil ini menginspirasi banyak pihak untuk ikut peduli,” tandas Hamba Allah.
Kegiatan sederhana ini membuktikan, kepedulian dapat menjembatani jarak, bahkan hingga ke balik jeruji besi. Sebuah pesan kuat bahwa kebaikan tidak pernah mengenal batas. (REDJAVA*****)










