Sejalan Dengan Ketua DPD RI Budayawan Sumenep Madura Tadjul Arifien R Menolak Tegas Penundaan Pemilu Tahun 2024

- Redaksi

Minggu, 13 Maret 2022 - 22:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Budayawan Sumenep, Tadjul Arifin R, LaNyalla Matalitti

Budayawan Sumenep, Tadjul Arifin R, LaNyalla Matalitti

JAVANETWORK.SUMENEP, – Wacana penundaan Pemilu Tahun 2024 yang dihembuskan sejumlah politisi terus mendapat penolakan.

Termasuk Ketua DPD RI, H. AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menolak jika pemilu Tahun 2024 itu bakal ditunda.

Salah satu tokoh budayawan Sumenep Madura Jatim Tadjul Arifien R sependapat dengan LaNyalla. Menolak tegas penundaan Pemilu 2024.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Komentar saya sama dengan ketua DPD RI Bapak LaNyalla. pendapat saya pribadi persis klop menolak tegas penundaan Pemilu. dengan adanya masukan dari petinggi-petinggi parpol, selayaknya itu tak perlu terlontar. karena akan menambah keruh keadaan dan suasana,” kata budayawan asli kelahiran Sumenep Madura ini dalam keterangan tertulisnya Minggu, 13 Maret 2022.

Baca Juga :  Kunjungi Stand Bapenda Sumenep, Bupati Fauzi Apreasiasi Peran OPD di MCF 2025

Tentang pemindahan IKN, problem minyak goreng dan naiknya sembako menjelang bulan suci Ramadhan sudah bikin keruh situasi dan kondisi. Hal itu, menurut Tadjul Arifin jangan diperkeruh lagi dengan isu penundaan Pemilu.

Baca Juga :  Assessment Posyandu di Desa Pamolokan, Penguatan Kinerja Kader Demi Layanan Kesehatan yang Lebih Baik

Budayawan yang kini sebagai salah satu peneliti Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) kabupaten Sumenep ini mengingatkan sikap Presiden. Presiden Jokowi pernah menegaskan menolak untuk jabatan Presiden untuk ke 3 kalinya.

“Dengan berbagai pertimbangan Presiden Jokowi menolak jabatan 3 periode,” ujarnya.

Apalagi, pihak yang kontra pasti akan menggoreng isu itu. mereka beranggapan seolah pribadi Bapak Presiden Jokowi gila jabatan atau kedudukan.

Baca Juga :  Disdik Sumenep Dorong Transformasi Pendidikan Dasar Lewat Workshop Implementasi Pembelajaran dan PID FID

“Memang beliau sangat dibutuhkan sekarang ini. tapi tidak dengan melawan arus atau konstitusi. cukup kita berupaya mencari ganti yang lebih baik, atau setidaknya yang sama,” tegas peraih penghargaan sebagai tokoh budaya pada ajang Sumenep Award 2017 ini.

Menurut Tadjul Arifin ketua DPD RI, itu adalah tokoh yang bijak. dengan menyampaikan penolakan penundaan pemilu demi menghindari revolusi sosial. (*)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026: Polisi Sumenep Ringkus Pria Bawa Sabu 4,28 Gram
Prestasi Gemilang MAN Sumenep, Borong 3 Penghargaan KPPN di Tengah Persaingan 138 Satker
Nelayan Masalembu Dukung Polsek Usut Kasus Pencurian, Minta Narkoba dan Judi Online Didalami
Polisi Ungkap Kronologi Kematian Rohim di Batuputih Sumenep, Keluarga Tolak Proses Hukum
Kemenhaj Sumenep Ungkap Tantangan Verifikasi Jemaah Haji yang Sudah Antre 14 Tahun
Patroli Kamtibmas Polresta Sumenep Berbuah Temuan 44 Botol Miras, Polisi Sita dari Dua Toko yang Diduga Jual Miras Ilegal
Prestasi Membanggakan, Kemenag Sumenep Raih Peringkat 3 Pengelolaan Rekening K/L Terbaik dan Perkuat Komitmen Menuju Zona Integritas
Kepala Bapenda Sumenep Beberkan Peran Pajak Kendaraan dalam Menguatkan PAD

BERITA TERKAIT

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:51 WIB

Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026: Polisi Sumenep Ringkus Pria Bawa Sabu 4,28 Gram

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:30 WIB

Prestasi Gemilang MAN Sumenep, Borong 3 Penghargaan KPPN di Tengah Persaingan 138 Satker

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:39 WIB

Nelayan Masalembu Dukung Polsek Usut Kasus Pencurian, Minta Narkoba dan Judi Online Didalami

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:02 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Kematian Rohim di Batuputih Sumenep, Keluarga Tolak Proses Hukum

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:54 WIB

Patroli Kamtibmas Polresta Sumenep Berbuah Temuan 44 Botol Miras, Polisi Sita dari Dua Toko yang Diduga Jual Miras Ilegal

BERITA TERBARU