JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP — Ratusan santri putra dan putri Pondok Pesantren NasyruL Ulum Aeng Dake, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, mengikuti kegiatan uji coba makan sehat bersama yang digelar di aula pesantren, Sabtu (19/07/2025).
Kegiatan ini berlangsung tertib dan penuh kekhidmatan, menjadi bagian dari pembiasaan hidup sehat dan pembentukan karakter yang ditekankan dalam sistem pengasuhan pondok.
Para santri, baik putra maupun putri, duduk rapi mengenakan seragam pesantren khas berwarna putih-hijau.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan penuh disiplin, mereka mengikuti arahan dan pembinaan langsung dari Wakil Pengasuh Pondok, Dr. KH. Zamzami Sabiq, M.Pd.I., yang juga hadir memberikan motivasi serta pesan-pesan spiritual.
KH. Zamzami menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar makan bersama, namun merupakan bentuk nyata pendidikan karakter dan kemandirian yang ditanamkan kepada para santri.
Ia menekankan pentingnya menjaga pola makan yang sehat dan adab dalam setiap aktivitas harian, termasuk saat makan.
“Makan bukan hanya soal mengisi perut, tapi bagaimana kita melatih adab, mensyukuri nikmat Allah, dan hidup teratur. Santri harus sehat jasmani agar kuat dalam menuntut ilmu dan siap menjadi pemimpin umat,” tuturnya kepada media ini.
Dalam kesempatan tersebut, KH. Zamzami juga menyampaikan apresiasi tinggi dan ucapan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, atas perhatian dan kepeduliannya terhadap dunia pesantren di tanah air.
“Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo atas dukungan dan perhatiannya kepada pesantren. Semoga kepemimpinan beliau membawa kemajuan bagi pendidikan Islam dan generasi muda Indonesia yang berakhlak serta berjiwa nasionalis,” ungkapnya.
Pesantren NasyruL Ulum selama ini dikenal konsisten mengedepankan pendidikan yang menyeluruh, memadukan aspek spiritual, moral, dan sosial.
“Kegiatan makan sehat bersama ini menjadi bagian dari pembiasaan harian yang mengajarkan kedisiplinan, kebersamaan, dan kesederhanaan sebagai nilai dasar kehidupan santri” ungkapnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin para pengasuh, disertai harapan agar para santri tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya kuat secara iman dan ilmu, tetapi juga sehat raga dan luhur budi pekerti.
“InsyaAllah, dari pondok pesantren ini akan lahir generasi Islam yang tangguh, cinta tanah air, dan siap menjadi pelita di tengah umat,” pungkas KH. Zamzami Sabiq. (REDJAVA****)










