JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH menyerahkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) untuk masyarakat yang memang membutuhkan bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni.
Penyerahan bantuan RTLH tersebut bertempat di Pandepa Agung Sultan Abdurrahman Rumah Dinas (Rumdis) Bupati Sumenep, Jalan P. Sudirman Kelurahan Pajagalan, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, Rabu (06/09/2023).
Dalam kesempatan itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH mengatakan penerima program Baznas itu adalah masyarakat atau warga yang benar-benar tidak mampu.

“Oleh karena itu, Baznas harus memastikan bahwa penerima program ini tepat sasaran yakni masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” kata Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH disela-sela kegiatan.
Menurut orang nomer satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu menegaskan masyarakat atau warga yang diusulkan memperoleh bantuan RTLH bukan karena berdasarkan keluarga pengurus Baznas.
“Namun harus menyesuaikan dengan kriteria penerima, sehingga bantuan ini tidak salah sasaran dan programnya bermanfaat dan dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

Ketua DPC PDI-P Kabupaten Sumenep itu menuturkan, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep menyambut baik bantuan RTLH termasuk program bantuan lainnya. Dan ini sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan kolaborasi Baznas Kabupaten Sumenep dengan Baznas Jatim. Dan hari ini kembali menyalurkan dana bantuan RTLH untuk masyarakat yang tidak mampu,” pungkasnya.
Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua II Baznas Provinsi Jawa Timur, H. Ahsanul Haq menerangkan program RTLH yang dicanangkan Baznas Jatim untuk merahabilitasi rumah masyarakat atau warga di seluruh Jawa Timur.

“Untuk tahun 2023 ini sebanyak 1.001 rumah menjadi sasaran program RTLH Baznas. Dan untuk masing-masing Kabupaten/Kota sebanyak 20 rumah,” kata Wakil Ketua II Baznas Jatim, Ahsanul Haq.
Pihaknya menyebut sumber dana RTLH sebesar Rp20 juta untuk masing-masing, sebanyak 20 rumah di Kabupaten Sumenep itu berasal dari Baznas Jawa Timur.
“Setiap RTLH menerima bantuan dana Rp20 juta dengan rincian Rp15 juta berasal dari Baznas Jatim dan Rp5 juta merupakan zakatnya (Muzakki),” paparnya.

Pada sisi lain, Ketua Baznas Kabupaten Sumenep, Sukri menambahkan, bantuan RTLH untuk Kabupaten Sumenep sebesar Rp400 juta untuk 20 rumah yang tersebar di Kabupaten Sumenep.
“20 rumah itu tersebar di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Sumenep, diantaranya Kecamatan Talango, Batuputih, Kalianget, Pragaan, Gapura, dan Kecamatan Lenteng,” terang Ketua Baznas Sumenep, Sukri.
Pihaknya meminta dukungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa untuk turut serta mensukseskan program-program Baznas kedepan untuk lebih baik.

“Karena tanpa sinergitas dan dukungan itu semua, Baznas tidak dapat bekerja sendiri dengan baik, untuk itulah Baznas sangat membutuhkan peran serta semua elemen yang ada,” tandasnya.
Kegiatan penyerahan bantuan RTLH Baznas tersebut, juga diisi dengan santunan kepada anak yatim oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH.

Kegiatan penyerahan bantuan RTLH Baznas di Pandepa Agung Keraton Sumenep ini, juga diisi dengan kegiatan santunan kepada anak yatim oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH.
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH, Asisten I Setdakab Sumenep, Ir. Didik Wahyudi, MSi, Wakil Ketua II Baznas Jatim, Ahsanul Haq, Ketua Baznas Sumenep, Sukri, Ketua AKD Kabupaten, Miskun Legiyono dan perwakilan kecamatan. (REDJAVA****)










