JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep bergerak cepat untuk menangani bencana pohon tumbang yang menimpa sejumlah rumah warga. Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Drs. R. Syahwan Efendi, turun langsung ke lokasi kejadian di Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, Senin (02/02/2026).
Peristiwa itu mengakibatkan empat rumah warga mengalami kerusakan, meskipun tidak menimbulkan korban jiwa. Kunjungan Plt Sekdakab ini dilakukan untuk memastikan kondisi masyarakat pascabencana serta memastikan bantuan pemerintah dapat segera tersalurkan.
Turut mendampingi dalam peninjauan tersebut, Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Sumenep, Dr. Rahman Riadi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Eri Susanto, Kepala BPBD Kabupaten Sumenep Achmad Laili Maulidi, serta Ketua BAZNAS Kabupaten Sumenep, Abd. Rahman.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain Desa Karduluk, rombongan juga mengunjungi Desa Pakandangan Barat, Kecamatan Bluto, yang turut terdampak pohon tumbang dan kerusakan ringan pada beberapa rumah warga.
Dalam kesempatan itu, Pemkab Sumenep menyerahkan bantuan sembako dan uang tali asih kepada warga terdampak sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan kepedulian pemerintah. Bantuan tersebut disalurkan secara langsung agar cepat diterima dan dapat meringankan beban warga.
Plt Sekdakab Sumenep, Syahwan Efendi, menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat merupakan bentuk nyata tanggung jawab negara.
“Kami datang langsung ke lokasi untuk melihat kondisi warga secara nyata. Ini adalah bentuk kehadiran pemerintah daerah. Saat masyarakat tertimpa musibah, kami ingin memastikan mereka tidak merasa sendirian,” kata R. Syahwan disela kegiatan.
Sementara ditempat yang sama, Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Sumenep, Dr. Rahman Riadi, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan merupakan langkah awal pemerintah dalam menangani dampak bencana.

“Bantuan sembako dan uang tali asih ini diberikan agar warga terdampak dapat memenuhi kebutuhan pokoknya, terutama bagi keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan,” ujar Rahman Riadi.
Pihaknya menambahkan juga akan terus melakukan pendampingan sosial pascabencana.
“Kami tidak berhenti pada hari ini. Pendampingan akan terus kami lakukan, terutama untuk keluarga yang mengalami kerusakan berat pada rumahnya. Tujuannya agar warga bisa kembali beraktivitas dengan tenang dan aman,” tambahnya.
Lebih lanjut dirinya menekankan pentingnya sinergi antarperangkat daerah dalam penanganan bencana.
“Koordinasi dengan BPBD, PUTR, dan BAZNAS menjadi kunci agar penanganan bencana dapat berjalan cepat, tepat, dan menyentuh kebutuhan warga secara langsung,” pungkas Rahman Riadi.
Selain memberikan bantuan, Pemkab Sumenep juga memantau kondisi lingkungan sekitar untuk mengantisipasi risiko bencana susulan. Tim dari Dinas PUTR dan BPBD melakukan pemangkasan pohon dan pembersihan area yang rawan tumbang. Hal ini dilakukan agar warga dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.
Langkah cepat Pemkab Sumenep ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk hadir, peduli, dan bertindak nyata di tengah masyarakat. Bencana pohon tumbang, meskipun tergolong ringan, menjadi momentum bagi pemerintah untuk memperkuat mitigasi, kesiapsiagaan, serta kepedulian terhadap warga yang terdampak.
Dengan penanganan cepat dan koordinasi lintas sektor yang solid, Pemkab Sumenep berharap warga yang terdampak dapat segera pulih, sementara risiko kerusakan lebih lanjut dapat diminimalkan. (REDJAVA/$$$)









