JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Sumenep Kemenkumham Jawa Timur menerima kunjungan 16 Mahasiswa Psikologi Institut Kariman Wirayudha. Senin (02/09/2024).
Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan observasi psikologis terhadap warga binaan pemasyarakatan yang berusia dibawah 20 tahun.
Kegiatan ini merupakan salah satu bagian Kegiatan akademik mahasiswa Inkadha Sumenep dalam mengkaji aspek psikologis yang mempengaruhi perilaku kriminal pada usia muda.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Observasi yang dilakukan para mahasiswa ini fokus pada warga binaan pemasyarakatan (WBP) muda dengan tujuan untuk meneliti faktor-faktor yang mendorong mereka melakukan tindak pidana.
Mahasiswa Inkadha Sumenep menggali pengalaman hidup mereka dan mempelajari kondisi psikologis yang mungkin menjadi penyebab mereka akhirnya terjerat masalah hukum.
Sementara itu, salah satu staf Pelayanan Tahanan Rutan Sumenep, Hadari mewakili Karutan Sumenep, Ridwan Susilo Amd, IP, MM menyambut baik inisiatif Mahasiswa Inkadha yang datang berkunjung.

Rutan Kelas IIB Sumenep menekankan betapa pentingnya pendekatan ilmiah dalam memahami apa yang menjadi akar masalah yang dihadapi oleh warga binaan pemasyarakatan (WBP) muda.
“Kami sangat mengapresiasi kunjungan adik-adik mahasiswa Inkadha Sumenep ke Rutan Kelas IIB Sumenep,” kata Hadari disela-sela kegiatan.
Menurut Hadari, kunjungi mahasiswa Inkadha ini tentunya dapat memberikan pengalaman praktis yang berharga bagi para mahasiswa dalam menerapkan ilmu psikologi dalam konteks nyata.

“Selain itu kunjungan mahasiswa Inkadha juga mendukung program pembinaan yang dilakukan oleh Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Sumenep, Kemenkumham Jawa Timur,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Hadari sangat berharap dari hasil observasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan program pembinaan yang lebih baik bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) muda.
“Semoga observasi ini bermanfaat bagi kami dalam mengembangkan program pembinaan kepada WBP muda untuk lebih efektif, karena mereka memiliki kesempatan untuk memperbaiki depan mereka,” pungkasnya. (REDJAVA****)








