JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Konferensi Cabang (Konfercab) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sumenep resmi menetapkan Roni Ardianto sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GMNI Sumenep masa bakti 2025–2027. Forum yang berlangsung selama dua hari, 20–21 Juni 2025, berlangsung dinamis dalam suasana demokratis yang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan dan ideologi perjuangan kaum marhaen.
Dalam proses pemilihan yang terbuka dan deliberatif, Roni Ardianto yang akrab disapa Bung Roni berhasil memperoleh dukungan suara mayoritas dari seluruh delegasi komisariat GMNI se-Kabupaten Sumenep. Kemenangan ini menjadi bukti kepercayaan besar dari para kader terhadap kapasitas kepemimpinan dan konsistensi perjuangannya selama ini dalam membesarkan organisasi.
Bung Roni dikenal sebagai kader progresif yang selama ini aktif dalam penguatan ideologi, kaderisasi, serta advokasi isu-isu kerakyatan. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan, serta mengajak seluruh kader untuk menjaga semangat kolektif dalam membangun organisasi yang lebih solid dan relevan dengan kebutuhan zaman.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini adalah amanah perjuangan, bukan sekadar jabatan struktural. GMNI Sumenep harus menjadi rumah ideologis bagi setiap kader yang ingin berpihak pada rakyat. Kita akan memperkuat basis kaderisasi, memperluas ruang advokasi mahasiswa, dan hadir aktif menjawab problematika sosial di tengah masyarakat,” ujar Bung Roni, Sabtu (21/06/2025) malam.
Ia juga menekankan pentingnya menjadikan GMNI sebagai kekuatan moral dan intelektual yang mampu tampil kritis sekaligus solutif. Baginya, organisasi tidak hanya bertugas membangun kesadaran, tetapi juga harus mengorganisasi gerakan yang nyata di lapangan.
“Kita tidak cukup hanya berpikir kritis. Kita harus mengorganisasi realitas, bergerak bersama rakyat, dan menjadi bagian dari solusi. Dalam dinamika bangsa yang terus berubah, GMNI harus hadir dengan gagasan dan aksi,” tambahnya.
Terpilihnya Bung Roni diharapkan menjadi titik tolak konsolidasi internal dan perluasan gerakan eksternal GMNI Sumenep, agar mampu menjawab tantangan zaman serta semakin kokoh dalam membangun gerakan mahasiswa yang berakar pada nilai-nilai keadilan sosial.
“Saya mengajak seluruh kader untuk tetap satu barisan dalam semangat gotong royong dan keberpihakan pada kaum marhaen. Ini saatnya kita tunjukkan bahwa Marhaenisme bukan sekadar wacana, melainkan jalan hidup dan kompas perjuangan,” pungkas Bung Roni, sapaan akrabnya. (REDJAVA***)









