JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Layanan darurat SiLaPor 112 Sumenep kembali menunjukkan eksistensinya sebagai pusat kendali cepat tanggap terhadap berbagai laporan masyarakat. Dalam dua hari terakhir, petugas menerima dua kejadian berbeda yang berpotensi membahayakan warga, yakni tumpahan solar di pusat kota serta kebakaran lahan di wilayah Kecamatan Kalianget.
Peristiwa pertama terjadi pada Selasa malam (26/8/2025) sekitar pukul 20.10 WIB. Seorang warga bernama Yanto menghubungi layanan darurat dan melaporkan adanya tumpahan solar di depan Mal Pelayanan Publik (MPP) Taman Bunga, Desa Pajagalan, Kecamatan Kota Sumenep. Tumpahan tersebut membuat jalan menjadi licin dan berisiko menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Laporan itu kemudian diteruskan ke Damkar Satpol PP Sumenep yang langsung menurunkan personel untuk melakukan evakuasi dan pembersihan di lokasi kejadian.
“Begitu laporan diterima melalui SiLaPor 112, tim kami segera turun ke lapangan. Tumpahan solar di jalan raya jelas sangat berbahaya bagi pengendara, sehingga kami bergerak cepat melakukan penanganan. Alhamdulillah, evakuasi berjalan lancar dan kondisi jalan kembali aman dilalui masyarakat,” ujar Kabid Damkar Satpol PP Sumenep, Sugiyanto, kepada media ini, Rabu (27/08/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, kejadian kedua terjadi pada Rabu siang (27/8/2025) sekitar pukul 14.37 WIB. Seorang warga bernama Mohammad Anwar melaporkan adanya kebakaran lahan di belakang Toko Karisma, Desa Karanganyar, Kecamatan Kalianget. Kobaran api cepat membesar dipicu oleh angin kencang, namun berkat gerak cepat tim Damkar, api berhasil dijinakkan sehingga tidak merembet ke area pemukiman warga.
“Laporan kebakaran ini kami terima melalui SiLaPor 112 dan segera ditindaklanjuti. Petugas dengan sigap memadamkan api agar tidak meluas. Penanganan dilakukan dengan penuh kehati-hatian karena lokasi cukup dekat dengan permukiman penduduk. Syukur, api berhasil dipadamkan tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian yang lebih besar,” jelas Sugiyanto.
Ia juga mengapresiasi kesigapan masyarakat yang cepat melapor ke layanan darurat 112 ketika mendapati kondisi berbahaya. Menurutnya, sinergi antara warga dan petugas menjadi kunci keberhasilan penanganan darurat.
“Kami imbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan darurat 112, yang bisa diakses gratis tanpa pulsa dari telepon seluler. Semakin cepat laporan diterima, semakin cepat pula tim kami bisa bergerak untuk menyelamatkan warga dan meminimalisir risiko. Terima kasih atas kerja sama masyarakat yang selalu sigap dalam melaporkan kejadian,” pungkasnya. (REDJAVA****)










