JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP — Pemerintah Kabupaten (PEMKAB) Sumenep melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) menunjukkan aksi nyata dalam melindungi warganya yang paling rentan.
Bantuan sembako dan santunan diserahkan langsung kepada seorang anak yatim piatu berusia 3 tahun yang diasuh oleh neneknya, Ibu Mona, di Desa Bun Barat, Kecamatan Rubaru, Selasa (27/01/2026)
Pantauan media, Kepala Dinsos P3A, dr. Abd. Rahman Riadi, S.E., M.M., hadir langsung menyerahkan bantuan. Ia menyapa Ibu Mona dan cucunya dengan hangat, memastikan mereka mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ibu Mona, seorang janda lanjut usia, menanggung hidup cucu yatim piatu dalam kondisi ekonomi yang terbatas. Kehadiran Dinsos P3A menjadi penopang harapan bagi keluarga yang selama ini hidup dalam keterbatasan.
“Pemkab Sumenep melalui Dinsos P3A hadir sampai ke pelosok desa. Kami tidak ingin ada lansia dan anak yatim piatu yang merasa terabaikan,” kata dr. Abd. Rahman Riadi saat menyerahkan bantuan secara langsung.
Menurutnya, perhatian kepada anak-anak usia dini yang kehilangan orang tua adalah prioritas pemerintah.
“Anak tiga tahun belum mampu melindungi dirinya sendiri. Pemerintah bertanggung jawab memastikan hak hidup, tumbuh, dan perlindungan mereka terpenuhi,” tambahnya.

Pihaknya menekankan bahwa keberhasilan program bergantung pada kolaborasi pemerintah kabupaten dan desa.
“Kami memperkuat sinergi dengan pemerintah desa agar setiap warga rentan terdata dengan baik dan menerima pendampingan berkelanjutan, bukan sekadar bantuan sesaat,” tegas Dr. Rahman.
Penyerahan bantuan didampingi Sekretaris Desa Bun Barat, memperlihatkan sinergi nyata antara pemerintah kabupaten dan pemerintah desa dalam membangun sistem perlindungan sosial yang efektif.
Sementara itu, Ibu Mona tak kuasa menahan haru saat menerima bantuan.
“Saya tidak menyangka pemerintah datang langsung ke rumah saya. Bantuan ini sangat berarti untuk saya dan cucu saya. Terima kasih atas kepedulian Pemkab Sumenep melalui Dinsos P3A,” ucapnya dengan terharu.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa negara hadir bukan hanya melalui kebijakan, tetapi juga melalui aksi nyata yang menyentuh kehidupan warga.
Di Desa Bun Barat, respons cepat Dinsos P3A menegaskan bahwa kepedulian sosial dan perlindungan anak bukan sekadar program, melainkan komitmen yang nyata dirasakan warga. (REDJAVA/$$$)








