JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Bursa calon Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Sumenep kian mengerucut. Salah satu nama yang mengemuka dalam proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama adalah Dr. R. Abd. Rahman Riadi, SE, MM, birokrat senior yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sumenep.
Di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kabupaten Sumenep, Rahman Riadi dikenal sebagai aparatur sipil negara (ASN) dengan pengalaman panjang di jabatan eselon. Ia telah lebih dari 10 tahun menduduki posisi pimpinan tinggi pratama, dengan rekam jejak kepemimpinan di sejumlah organisasi perangkat daerah strategis.
Selain dikenal sebagai birokrat karier, ia juga merupakan sosok berdarah bangsawan yang tumbuh dalam kultur dan tradisi Sumenep sebuah latar sosial yang dinilai turut membentuk karakter kepemimpinannya yang tegas, berwibawa, namun tetap komunikatif.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Perjalanan karier Rahman Riadi di level eselon dimulai pada 2016 saat ia dipercaya menjabat sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Penugasan tersebut menjadi titik awal kiprahnya memimpin organisasi perangkat daerah dalam skala strategis.
Selanjutnya, pada Desember 2021, ia dilantik sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sumenep.
Di posisi ini, ia mendorong penguatan sistem pelayanan perizinan berbasis digital serta menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif dan adaptif terhadap perkembangan regulasi nasional.
Memasuki babak baru pengabdiannya, terhitung sejak 14 Januari 2026, Rahman Riadi dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Sumenep.
Saat ini, ia memimpin sektor yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat rentan, perlindungan perempuan dan anak, serta penguatan program kesejahteraan sosial.
Rentang pengalaman dari kebencanaan, investasi, hingga pelayanan sosial menunjukkan kapasitas kepemimpinan lintas sektor yang komprehensif.
Bekal Akademik dan Kapasitas Strategis
Secara akademik, Rahman Riadi menyandang gelar doktor (S3) di bidang Administrasi Publik. Bekal akademik tersebut memperkuat kapasitasnya dalam tata kelola pemerintahan, manajemen birokrasi, serta penyusunan kebijakan publik yang sistematis dan terukur.
Pengalaman lebih dari satu dekade di jabatan eselon membuatnya memahami ritme dan dinamika birokrasi daerah secara menyeluruh baik dalam aspek teknis operasional maupun koordinasi strategis antar-OPD.
Dalam proses seleksi terbuka JPT Pratama Sekdakab Sumenep tahun 2026, nama Rahman Riadi dikabarkan masuk dalam tiga besar kandidat yang diajukan panitia seleksi kepada Bupati untuk dipilih satu nama terbaik.
Posisi Sekda merupakan jabatan strategis yang menjadi motor penggerak birokrasi daerah, penghubung kepala daerah dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), sekaligus pengendali manajemen pemerintahan di lingkup Pemkab Sumenep.
Dengan kombinasi pengalaman struktural lebih dari 10 tahun, latar akademik doktoral, serta karakter kepemimpinan yang dinilai inklusif dan kolaboratif, Rahman Riadi disebut-sebut memiliki modal kuat untuk mengemban amanah tersebut.
Kini, keputusan akhir berada di tangan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo. Publik menanti siapa sosok yang akan dipercaya menakhodai birokrasi daerah secara definitif.
Jika terpilih, tantangan yang menanti tidak ringan: menjaga stabilitas birokrasi, memperkuat reformasi pelayanan publik, serta memastikan pembangunan daerah berjalan efektif dan berkelanjutan.
Apakah Rahman Riadi akan menjadi pilihan akhir? Waktu yang akan menjawab. Namun yang jelas, namanya kini menjadi salah satu figur sentral dalam kontestasi jabatan tertinggi birokrasi di Kabupaten Sumenep dengan pengalaman, kapasitas akademik, serta rekam jejak kepemimpinan yang telah teruji. (REDJAVA****)









