JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Komitmen memberantas peredaran narkoba di lingkungan pemasyarakatan kembali ditegaskan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sumenep.
Melalui razia mendadak yang digelar petugas tidak hanya menyisir kamar hunian warga binaan, tetapi juga melakukan tes urine secara acak.
Langkah ini menjadi bagian dari implementasi program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), sekaligus memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) di dalam rutan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Razia yang berlangsung ketat itu melibatkan sinergi aparat TNI. Petugas menyisir seluruh blok hunian tanpa terkecuali.
Hasilnya, sejumlah barang terlarang berhasil diamankan, mulai dari benda berbahan logam, kabel, hingga kipas mini yang berpotensi membahayakan keamanan.
Di saat bersamaan, petugas juga menggelar tes urine terhadap 14 warga binaan yang dipilih secara acak. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruhnya negatif dari penyalahgunaan narkoba.
Kepala Rutan Kelas IIB Sumenep, Aditya Wahyu Rahmadani, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari strategi berkelanjutan menjaga rutan tetap steril dari narkoba.
“Razia dan tes urine ini merupakan langkah konkret kami dalam mendukung program P4GN. Kami ingin memastikan tidak ada celah bagi peredaran maupun penyalahgunaan narkoba di dalam rutan,” ujar Aditya dalam keterangan tertulis, Senin (30/3/2026).
Ia menekankan, pengawasan akan terus diperkuat melalui kegiatan preventif yang dilakukan secara berkala maupun insidentil.
“Kami tidak akan memberi ruang terhadap potensi gangguan kamtib. Upaya deteksi dini terus kami lakukan agar kondisi rutan tetap aman dan terkendali,” tegasnya.
Lebih lanjut, Aditya memastikan bahwa integritas petugas menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga pemasyarakatan.
“Komitmen kami jelas, menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, tertib, dan bebas narkoba, sekaligus meningkatkan profesionalisme seluruh jajaran dalam menjalankan tugas,” pungkasnya.
Melalui langkah ini, Rutan Sumenep berharap dapat terus menghadirkan sistem pengawasan yang kuat dan berkelanjutan, sekaligus menjadi garda terdepan dalam mendukung perang melawan narkoba di dalam lembaga pemasyarakatan. (REDJAVA****)








