Rayakan 150 Tahun Gus Dur, Lomba Mewarnai Sketsa Gus Dur sebagai Wujud Toleransi dan Kreativitas Generasi Muda

- Redaksi

Sabtu, 11 Januari 2025 - 10:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamflet Rayakan 150 Tahun Gus Dur Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan Disdik Sumenep, Akhmad Fairusi, SPd, M.AP

Pamflet Rayakan 150 Tahun Gus Dur Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan Disdik Sumenep, Akhmad Fairusi, SPd, M.AP

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Dalam semangat memperingati 150 tahun Gus Dur (KH. Abdurrahman Wahid), tokoh besar yang dikenal sebagai simbol toleransi dan kemanusiaan, GusDurian Sumenep menggelar acara Lomba Mewarnai Sketsa Gus Dur. Kegiatan ini berlangsung di Aula Sekolah MAN Sumenep dengan tema “Sketsa Gus Dur”.

Acara ini bertujuan tidak hanya untuk mendorong kreativitas, tetapi juga untuk memperkenalkan dan menanamkan nilai-nilai luhur yang diwariskan Gus Dur kepada generasi muda. Nilai-nilai seperti keberagaman, toleransi, dan penghargaan terhadap kemanusiaan menjadi pesan utama yang ingin disampaikan melalui kegiatan ini.

Akhmad Fairusi, S.Pd., M.AP., selaku Kepala Bidang GTK Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep menyampaikan apresiasi mendalam terhadap penyelenggaraan acara ini.

Dirinya menegaskan pentingnya kegiatan kreatif seperti ini sebagai media pembelajaran yang menyenangkan bagi anak-anak dan generasi muda.

“Lomba mewarnai ini bukan sekadar kompetisi seni, tetapi juga langkah konkret untuk memperkenalkan dan menanamkan nilai-nilai toleransi, keberagaman, dan kemanusiaan kepada anak-anak,” kata Akhmad Fairusi lewat pesan WhatsAppnya, Sabtu (11/01/2025).

Gus Dur menurutnya adalah sosok tokoh yang menginspirasi kita semua, seluruh rakyat Indonesia.

“Melalui kegiatan ini, kita bisa mewariskan pemikirannya kepada generasi berikutnya,” ujar Akhmad Fairusi dengan penuh semangat.

Acara ini mendapatkan dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, komunitas GusDurian, serta sejumlah media lokal dan nasional. Lomba ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai tingkatan usia, mulai dari siswa sekolah dasar hingga kalangan remaja.

Baca Juga :  Menatap Masa Depan Media Siber: Muskab II SMSI Sumenep, Pilar Utama Indonesia Hebat

Peserta diberikan kebebasan untuk menuangkan kreativitas mereka dalam mewarnai sketsa Gus Dur, yang diharapkan dapat merepresentasikan semangat keberagaman yang menjadi identitas bangsa Indonesia.

Selain lomba, acara ini juga dirangkaikan dengan sesi edukasi yang menampilkan nilai-nilai kehidupan yang diajarkan Gus Dur.

Para peserta dan pengunjung diajak untuk mengenal lebih dekat sosok Gus Dur sebagai tokoh besar yang meletakkan dasar-dasar penting dalam menjaga keharmonisan bangsa.

“Melalui seni, kita berharap dapat menyampaikan pesan-pesan kebangsaan yang ringan namun bermakna. Semoga kegiatan ini dapat menjadi awal yang baik untuk terus merawat nilai-nilai kehidupan yang telah diwariskan Gus Dur,” harapnya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang refleksi bahwa keberagaman dan toleransi adalah fondasi penting yang harus terus dijaga dan dilestarikan.

Baca Juga :  Wujud Cintanya ke Kota Kelahirannya, Bupati Fauzi Launching Karya Buku Baru "We Love Sumenep"

Dengan menggandeng berbagai elemen masyarakat, Lomba Mewarnai Sketsa Gus Dur menjadi simbol sinergi bersama dalam menciptakan generasi penerus yang berkarakter kuat dan berwawasan kebangsaan.

“Untuk masyarakat yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut, panitia menyediakan berbagai kanal komunikasi, atau langsung mengunjungi lokasi kegiatan,” tandasnya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Lomba Dayung Sampan Meriahkan Hari Jadi Sumenep ke-757, Bupati Fauzi: Warisan Budaya Adalah Jiwa Daerah
Polantas Menyapa di Sumenep, Polisi Ajak Warga Jadikan Keselamatan sebagai Budaya di Jalan
Rakorcab PDI Perjuangan Sumenep Jadi Momentum Panaskan Mesin Partai
Cabe Jamu Sumenep Dibidik Tembus Pasar Dunia, Kemensos Berdayakan 220 KPM Jadi Petani Mandiri
Semarak Sape Sonok 2026 di Sumenep, Staf Ahli Bupati Bicara Budaya hingga Ekonomi Lokal
Polisi Sumenep Sikat Peredaran Miras, 17 Botol Arak Bali Diamankan
Gerak Cepat Prajurit Yonif TP 931/KJ Padamkan Kebakaran Lahan di Kebunan
Pengabdian Berbuah Penghargaan, Imam Syafi’i S.H. Terima Lencana Pancawarsa V Tingkat Jawa Timur

BERITA TERKAIT

Senin, 10 Agustus 2026 - 08:52 WIB

Lomba Dayung Sampan Meriahkan Hari Jadi Sumenep ke-757, Bupati Fauzi: Warisan Budaya Adalah Jiwa Daerah

Senin, 10 Agustus 2026 - 08:19 WIB

Polantas Menyapa di Sumenep, Polisi Ajak Warga Jadikan Keselamatan sebagai Budaya di Jalan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Rakorcab PDI Perjuangan Sumenep Jadi Momentum Panaskan Mesin Partai

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:41 WIB

Cabe Jamu Sumenep Dibidik Tembus Pasar Dunia, Kemensos Berdayakan 220 KPM Jadi Petani Mandiri

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:51 WIB

Semarak Sape Sonok 2026 di Sumenep, Staf Ahli Bupati Bicara Budaya hingga Ekonomi Lokal

BERITA TERBARU