Ratusan Jamaah Padati Masjid Dua Kubah Al Muqimin Paberasan, Kiai Murai Ajak Teladani Nabi Ismail dan Giat Bersadaqah

- Redaksi

Jumat, 6 Juni 2025 - 07:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan Jamaah Padati Masjid Dua Kubah Al Muqimin Paberasan, Kiai Murai Ajak Teladani Nabi Ismail dan Giat Bersadaqah

Ratusan Jamaah Padati Masjid Dua Kubah Al Muqimin Paberasan, Kiai Murai Ajak Teladani Nabi Ismail dan Giat Bersadaqah

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Suasana haru dan khidmat menyelimuti Masjid Al Muqimin, yang lebih dikenal masyarakat setempat sebagai Masjid Dua Kubah, pada Jumat pagi (6/6/2025). Masjid yang menjadi ikon religius Desa Paberasan, Kecamatan Kota Sumenep, itu menggelar Sholat Idul Adha 1446 Hijriah tepat pukul 06.25 WIB dan dihadiri oleh ratusan jamaah dari berbagai kalangan.

Sejak fajar menyingsing, ratusan warga memadati kompleks masjid yang memiliki arsitektur khas dengan dua kubah besar menjulang. Jamaah datang bersama keluarga, mengenakan pakaian terbaik mereka, membentuk barisan yang rapih dan penuh kekhusyukan di dalam dan luar ruangan masjid.

Sholat Idul Adha dipimpin oleh Ustaz Mistari Sag yang bertindak sebagai imam. Seusai pelaksanaan sholat, suasana menjadi semakin hening ketika Kiai Murai naik ke atas mimbar untuk menyampaikan khutbah Idul Adha yang sarat dengan nilai-nilai spiritual dan sosial.

Dalam khutbahnya, Kiai Murai mengangkat kisah pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan keikhlasan Nabi Ismail AS sebagai wujud totalitas ketaatan kepada perintah Allah SWT. Ia menekankan bahwa peristiwa besar itu bukan sekadar sejarah, melainkan teladan yang abadi untuk setiap insan beriman.

“Nabi Ismail memberi pelajaran yang sangat dalam kepada kita, bahwa kecintaan kepada Allah harus di atas segalanya, termasuk atas nyawa sekalipun. Inilah esensi dari Idul Adha: tunduk, taat, dan ikhlas,” ujar Kiai Murai.

Selain menyoroti keteladanan Nabi Ismail, Kiai Murai juga mengajak jamaah untuk menumbuhkan budaya sadaqah dan berbagi terhadap sesama. Menurutnya, Idul Adha menjadi momentum yang tepat untuk menumbuhkan empati sosial, mempererat ukhuwah, dan mengikis sifat kikir dalam diri umat Islam.

“Sadaqah adalah bentuk cinta yang nyata. Tak harus menunggu berkecukupan, karena setiap pemberian yang tulus pasti bernilai ibadah. Mari kita jadikan momen Idul Adha ini untuk lebih peduli, saling membantu, dan memperkuat rasa kemanusiaan di tengah masyarakat,” ungkapnya penuh semangat.

Khutbah yang disampaikan dengan gaya khas pesantren itu mendapat perhatian dan respons emosional dari para jamaah. Beberapa tampak terisak, menghayati nilai-nilai spiritual yang disampaikan. Tak sedikit pula yang mengangguk-angguk sebagai bentuk pengiyakan terhadap pesan moral yang disampaikan sang khatib.

Baca Juga :  Akan Peroleh 24 Doa Mustajab, Itulah Fadhilah Keutamaan Sholat Tarawih Malam ke-24 Bagi Yang Tunaikan

Keberadaan Masjid Al Muqimin sebagai pusat kegiatan keagamaan di Paberasan memang memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat. Arsitekturnya yang unik dengan dua kubah menjadikannya landmark keagamaan yang tak hanya memikat secara fisik, tetapi juga sarat dengan nilai historis dan spiritual.

Baca Juga :  Polres Sumenep Amankan Aksi Unras oleh GMNI di DPRD

Acara sholat dan khutbah Idul Adha di Masjid Dua Kubah itu ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh sang imam, memohon agar seluruh amal ibadah, termasuk kurban yang dilakukan masyarakat, diterima dan diberkahi oleh Allah SWT.

“Mari kita rawat semangat pengorbanan dan keikhlasan ini dalam kehidupan sehari-hari. Semoga Idul Adha tahun ini membawa ketenangan, keberkahan, dan persaudaraan yang semakin erat di antara kita semua,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU