Rapat Rembuk Stunting di Puskesmas Legung Timur: Strategi Terpadu Demi Anak Sehat, Generasi Kuat

- Redaksi

Sabtu, 28 Juni 2025 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Rembuk Stunting di Puskesmas Legung Timur: Strategi Terpadu Demi Anak Sehat, Generasi Kuat

Rapat Rembuk Stunting di Puskesmas Legung Timur: Strategi Terpadu Demi Anak Sehat, Generasi Kuat

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Komitmen untuk mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Sumenep terus diperkuat melalui pendekatan kolaboratif lintas sektor.

Salah satunya diwujudkan dalam kegiatan Mini Lokakarya Rembuk Stunting yang digelar di Aula Ruang Pertemuan Puskesmas Legung Timur, Kecamatan Batang-Batang, pada Sabtu (28/06/2025).

Kegiatan penting ini dihadiri oleh Camat Batang-Batang, Satgas Stunting Kabupaten Sumenep, petugas PLKB, tenaga kesehatan jaringan, dan Tim Pendamping Keluarga (TPK) dari berbagai desa di wilayah kerja Puskesmas Legung Timur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Puskesmas Legung Timur, Adi Mulyono, menegaskan bahwa stunting bukan hanya persoalan gizi buruk, tetapi merupakan indikator ketertinggalan yang memerlukan strategi penyelesaian menyeluruh dari hulu ke hilir.

“Stunting bukan hanya tentang tinggi badan yang kurang, tapi tentang masa depan anak-anak yang terancam. Kalau kita gagal hari ini, kita sedang menyia-nyiakan generasi penerus kita sendiri,” kata Adi Mulyono kepada media ini, Sabtu (26/06/2025).

Lebih lanjut, Adi Mulyono menjelaskan bahwa wilayah kerja PKM Legung telah menerapkan sejumlah strategi terpadu dalam menurunkan prevalensi stunting di Kecamatan Batang-Batang. Strategi tersebut meliputi:

Baca Juga :  Mimin Sabet Dua Gelar di Madura Open 2026, Rekam Jejak Atlet Billiard Sumenep Kian Bersinar

1. Pemetaan dan Pendataan Anak Berisiko Stunting

2. Peningkatan Edukasi Gizi dan Pola Asuh

3. Pemantauan Tumbuh Kembang Anak Secara Rutin

4. Penguatan Peran TPK dan Keterlibatan Tokoh Masyarakat.

5. Konvergensi Program dengan Pemerintah Desa dan Kecamatan

“Semua strategi ini hanya akan efektif jika kita kerjakan bersama-sama. Bukan hanya tugas tenaga kesehatan. Camat, kepala desa, PLKB, bahkan RT dan tokoh masyarakat punya peran penting. Kita tidak boleh kerja sendiri-sendiri,” ujar Adi Mulyono menegaskan.

Rembuk stunting ini juga menjadi ajang evaluasi terhadap program yang sudah berjalan serta menyusun langkah lanjutan yang lebih responsif terhadap kondisi lapangan.

Baca Juga :  PLN ULP Sumenep Lakukan Pemantauan Pemangkasan Pohon untuk Amankan Jaringan Listrik

Dalam diskusi, terungkap beberapa kendala seperti masih rendahnya partisipasi keluarga dalam kegiatan posyandu dan tantangan geografis dalam menjangkau daerah terpencil.

Namun demikian, semangat kolaborasi para peserta yang hadir dari tenaga kesehatan, petugas PLKB, pemerintah kecamatan hingga TPK menjadi sinyal positif bahwa upaya bersama ini akan terus bergerak maju.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Gelar FGD Pengendalian Inflasi, Harga Bahan Pokok Jadi Sorotan

Camat Batang-Batang Abdul Mudjib, menyatakan dukungannya untuk memperkuat koordinasi lintas sektor serta menyiapkan langkah-langkah kebijakan di tingkat kecamatan yang mendukung percepatan penurunan stunting.

“Kami menyambut baik strategi yang disusun PKM Legung. Rembuk ini bukan akhir, tapi awal dari gerakan besar. Saya pastikan kecamatan siap jadi garda depan,” ujarnya.

Mini Lokakarya Rembuk Stunting yang berlangsung di Puskesmas Legung Timur bukan hanya rapat biasa, tetapi menjadi refleksi mendalam bahwa membangun generasi sehat dimulai dari kerja nyata hari ini.

Dengan strategi yang jelas, komitmen yang kuat, dan kolaborasi yang menyatu, Kecamatan Batang-Batang optimis dapat menjadi wilayah yang bebas stunting dalam beberapa tahun ke depan. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU