Ramai Soal Pramuka Wajib Dicabut, Ketum PB PGRI Teguh Sumarno Angkat Bicara

- Redaksi

Minggu, 7 April 2024 - 20:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ramai Soal Pramuka Wajib Dicabut, Ketum PB PGRI Teguh Sumarno Angkat Bicara

Ramai Soal Pramuka Wajib Dicabut, Ketum PB PGRI Teguh Sumarno Angkat Bicara

JAVANETWORK.CO.ID.JAKARTA – Paska setelah Menteri Nadiem Makarim Anwar mengeluarkan Permendikbud Nomor 12 Tahun 2024. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) tengah menjadi sorotan publik.

Dalam Permendikbud Ristek tersebut disebutkan bahwa Kurikulum Pendidikan Dasar dan Menengah menjadikan Gerakan Pramuka menjadi ekstrakurikuler tidak wajib diikuti, namun hanya bersifat sukarela atau menjadi kegiatan operasional.

Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Permendikbud Ristek) RI Nomor 12 Tahun 2023 tersebut ditetapkan di Jakarta pada 25 Maret 2024 dan mulai berlaku pada tanggal 26 Maret 2024.

Ketum PGRI Drs. Teguh Sumarno, MM mengatakan bahwa Permendikbud Ristek Nomor 12 Tahun 2024 itu harus di tinjau ulang karena mengingat peranan gerakan Pramuka atau gerakan kepanduan itu sangat sentral dalam memupuk karakter generasi muda khususnya nilai-nilai Nasionalisme.

Baca Juga :  Jalin Keakraban, Babinsa Batang - Batang Masuk Dapur Warga Binaan

“Keduanya juga menekankan pentingnya membangun kepribadian patriotik yang mencintai bangsa dan negara serta mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila,” kata Ketum PGRI Drs. Teguh Sumarno, MM pada keterangan rilisnya, Minggu (06/04/2024).

Selain itu menurutnya keduanya juga menekankan pentingnya kedisiplinan dan penghargaan terhadap hukum, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Pramuka sebagai salah bentuk pendidikan yang memiliki peran penting dalam mendukung pendidikan nasional.

Baca Juga :  Kilau Kaligrafi dari Madura: Siswa MTsN 2 Sumenep Raih Juara 1 Nasional, Bukti Madrasah Tak Kalah Bersaing!

“Hal itu dalam rangka membentuk generasi muda Indonesia yang beriman, berakhlak mulia, mandiri dan berkecakapan hidup mulia sebagai warga negara yang bertanggung jawab dan bergotong royong dalam mewujudkan cinta kepada tanah air,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU