JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Momentum besar bagi arah pemerintahan Indonesia terjadi pada Senin (2/2/2026). Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor.
Forum strategis yang dihadiri jajaran lengkap pemerintahan pusat hingga daerah ini menjadi penanda kuat komitmen pemerintah dalam memperkuat sinergi, kolaborasi, dan soliditas nasional demi percepatan pembangunan Indonesia yang berkelanjutan. Dari Kabupaten Sumenep, hadir langsung Bupati Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H. bersama Wakil Bupati KH. Imam Hasyim, S.H., M.H., serta delegasi pejabat strategis daerah.
Rakornas berlangsung khidmat namun sarat energi kebangsaan. Suasana aula SICC membara saat Presiden Prabowo memasuki ruang pertemuan diiringi lagu “Maju Tak Gentar”, dilanjutkan dengan Indonesia Raya yang menggema dan menegaskan semangat persatuan nasional. Nuansa kebangsaan semakin menguat ketika video inspiratif bertajuk “Indonesia Berdikari” ditayangkan, menampilkan capaian, strategi, serta arah kebijakan pemerintah dalam mendorong pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Dalam taklimat arahannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa persatuan lintas golongan serta koordinasi yang solid antara pemerintah pusat dan daerah merupakan kunci utama menjaga kedaulatan bangsa sekaligus mewujudkan kesejahteraan rakyat.

“Kita boleh berbeda golongan, tetapi harus bersatu dalam mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia dan mewujudkan kesejahteraan rakyat, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga pembangunan infrastruktur yang merata,” tegas Presiden Prabowo.
Arahan Presiden tersebut disambut serius oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep. Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan kesiapan daerahnya untuk menindaklanjuti kebijakan pusat secara konkret dan terukur.
“Kami di Sumenep siap menjalankan arahan Presiden dengan langkah nyata. Seluruh program pembangunan akan kami kawal secara serius, termasuk pengelolaan sampah, pembangunan infrastruktur berbasis gentingisasi, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sinergi Forkopimda menjadi kunci agar kebijakan pusat dan daerah berjalan selaras,” kata Bupati Fauzi.
Sementara itu, Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim menilai Rakornas 2026 bukan sekadar agenda seremonial, melainkan pedoman strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah ke depan.

“Program MBG, KDMP, serta prinsip pembangunan berkelanjutan yang disampaikan Presiden akan menjadi fondasi dalam setiap perencanaan pembangunan di Sumenep. Target kami jelas, pembangunan harus tepat sasaran, ramah lingkungan, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar KH. Imam Hasyim.
Rakornas 2026 juga dihadiri jajaran Forkopimda dan pejabat strategis Kabupaten Sumenep. Selain Kajari Sumenep Nislianudin, S.H., M.H., Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., Dandim Sumenep Bendi Wibisono, serta Kepala Bakesbangpol Kabupaten Sumenep Drs. Achmad Dzulkarnain, M.H., turut mendampingi delegasi daerah Kepala Bagian Humas Sekretariat DPRD Kabupaten Sumenep Siswahyudi Bintaro, S.Sos., M.Si., dan Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setdakab Sumenep Joko Satrio, S.IP., M.Si.
Kehadiran lintas unsur tersebut menegaskan komitmen kolektif Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam mengawal implementasi kebijakan pemerintah pusat secara efektif serta mendukung percepatan pembangunan nasional di daerah.
Forum yang berlangsung seharian penuh ini menjadi momentum strategis konsolidasi nasional, memperkuat koordinasi lintas pemerintahan, sekaligus mengokohkan arah pembangunan Indonesia yang mandiri, berkelanjutan, dan berpihak pada kepentingan rakyat. (REDJAVA/$$$)











