Rakor Bersama PKH, Dinsos P3A Sumenep Kupas Cleansing PBI JK

- Redaksi

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rakor Bersama PKH, Dinsos P3A Sumenep Kupas Cleansing PBI JK

Rakor Bersama PKH, Dinsos P3A Sumenep Kupas Cleansing PBI JK

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Sumenep menggelar rapat koordinasi bersama seluruh pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di Aula Dinsos P3A Sumenep, Selasa, 10 Februari 2026.

Rapat ini secara khusus membahas kebijakan cleansing Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) yang dilakukan Kementerian Sosial.

Kepala Dinsos P3A Kabupaten Sumenep, dr. Rahman Riadi, S.E., M.M., menjelaskan bahwa hasil cleansing tersebut berdampak pada penghapusan kepesertaan PBI JK sebanyak 91.814 kepala keluarga (KK) di Kabupaten Sumenep.

“Cleansing ini merupakan kebijakan nasional dari Kementerian Sosial untuk memastikan kepesertaan PBI JK benar-benar tepat sasaran,” kata Rahman Riadi.

Meski demikian, Rahman menegaskan penghapusan tersebut tidak bersifat permanen.

Menurut dia, masyarakat miskin dan rentan miskin masih memiliki peluang untuk kembali diaktifkan sebagai peserta PBI JK sesuai dengan kondisi dan kebutuhan layanan kesehatan.

“Reaktivasi tetap dimungkinkan, khususnya bagi masyarakat miskin dan rentan miskin yang masuk dalam desil 1 sampai desil 5, apabila memang membutuhkan layanan kesehatan,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, peran pendamping PKH ditekankan sebagai aktor penting dalam proses verifikasi dan validasi data di lapangan.

Baca Juga :  Dialog di Tengah Aksi: Kapolres Sumenep Pastikan Suara Rakyat Tersampaikan

Pendamping diminta aktif mengidentifikasi kondisi riil keluarga terdampak cleansing agar tidak terjadi eksklusi terhadap kelompok rentan yang masih membutuhkan perlindungan jaminan kesehatan.

Rahman menyebut akurasi data menjadi kunci agar kebijakan cleansing tidak menimbulkan persoalan sosial baru di masyarakat.

Ia meminta pendamping bekerja secara objektif, profesional, dan berpegang pada kondisi faktual keluarga penerima manfaat.

“Pendamping harus memastikan bahwa masyarakat yang benar-benar membutuhkan tidak terabaikan. Data lapangan menjadi dasar utama untuk pengusulan reaktivasi,” pungkas Rahman.

Melalui koordinasi ini, Dinsos P3A Kabupaten Sumenep berharap proses cleansing PBI JK dapat berjalan seimbang antara penataan data dan perlindungan hak kesehatan masyarakat miskin serta rentan miskin, sekaligus memperkuat ketepatan sasaran program jaminan sosial di daerah. (REDJAVA/$$$)

Baca Juga :  Polres Sumenep Gelar Rakor Eksternal Persiapan Operasi Ketupat Semeru 2024 Pengamanan Lebaran

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU