JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Nahdlatul Ulama Cabang Sumenep menegaskan komitmennya untuk bergerak lebih progresif dalam menjawab tantangan zaman.
Melalui Rapat Kerja (Raker) masa khidmat 2026–2031, organisasi keagamaan terbesar di Indonesia ini mulai merancang arah transformasi sosial berbasis dakwah nyata di tengah masyarakat.
Ketua PCNU Sumenep, KH Md Widadi Rahim, menyebut bahwa pendekatan dakwah tidak lagi cukup hanya melalui ceramah, tetapi harus diwujudkan dalam aksi konkret yang dirasakan langsung oleh umat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita harus bisa bergerak sesuai perkembangan zaman. Harus adaptif dan responsif. Tidak hanya berdakwah secara qauliyah, tetapi juga dakwah bil hal,” kata KH. Widadi Rahim saat membuka Raker di Pondok Pesantren At-Taufiqiyah, Ahad (3/5/2026).
Menurutnya, kompleksitas persoalan masyarakat saat ini menuntut NU untuk hadir lebih solutif.
Mulai dari kesenjangan ekonomi, akses kesehatan, hingga problem keagamaan, semua membutuhkan peran aktif organisasi berbasis keumatan tersebut.
“Kita harus hadir di tengah masyarakat, mengatasi kesenjangan sosial, ekonomi, kesehatan, lebih-lebih dalam hal keagamaan yang semakin dinamis,” ujarnya.
Raker ini, kata dia, menjadi momentum strategis dalam menentukan arah gerak NU Sumenep selama lima tahun ke depan.

Seluruh program yang disusun diharapkan mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat sekaligus memperkuat peran NU di tingkat lokal.
“Momentum ini sangat penting untuk merumuskan langkah kita ke depan. Tantangan yang dihadapi umat sangat kompleks, sehingga kita harus menyiapkan kerja yang terarah dan berkelanjutan,” tegas KH. Widadi Rahim.
Memasuki abad kedua, NU Sumenep dinilai tidak bisa berjalan biasa-biasa saja.
Transformasi menjadi sebuah keniscayaan, tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisi yang telah menjadi fondasi organisasi.
Dalam forum tersebut, sejumlah isu strategis mengemuka, di antaranya penguatan ekonomi umat, peningkatan layanan kesehatan, serta penguatan aspek hukum dan keagamaan.
Seluruh lembaga di bawah PCNU Sumenep disebut telah menyiapkan matriks program sebagai panduan kerja ke depan.
“Kita sudah memiliki peta jalan. Tinggal bagaimana menjaga kekompakan dan konsistensi dalam menjalankan program, tidak hanya hari ini tetapi untuk masa depan,” pungkasnya.
Raker bertema “Berkhidmah untuk Umat, Berkarya untuk Bangsa, Berkontribusi bagi Peradaban” itu dihadiri jajaran pengurus, badan otonom, lembaga-lembaga NU, serta pengurus Aswaja Center Sumenep. (REDJAVA****)









