JAVANETWORK.CO.ID.SURABAYA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh atlet muda asal Kabupaten Sumenep. Adalah Syaiful Bahri, atlet jalan cepat andalan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Sumenep, yang sukses meraih medali perunggu (juara III) dalam nomor jalan cepat 10.000 meter pada ajang East Java Open Track and Field Championship 2025.
Kejuaraan bergengsi tingkat provinsi ini diselenggarakan oleh Pengurus Besar PASI Jawa Timur dan digelar di Lapangan Universitas Negeri Surabaya (Unesa), menghadirkan puluhan atlet terbaik dari berbagai kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Syaiful Bahri yang berasal dari Kecamatan Dasuk tampil impresif sejak awal lomba.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski harus bersaing ketat dengan pelari-pelari unggulan dari daerah lain, ia menunjukkan konsistensi dan semangat juang tinggi hingga berhasil finis di urutan ketiga dan meraih medali perunggu.
Ketua PASI Sumenep, Abd. Moedjib, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian atlet binaannya itu.
“Alhamdulillah, Syaiful Bahri mampu memberikan kebanggaan untuk Sumenep. Ia merupakan atlet muda yang berasal dari wilayah Kecamatan Dasuk, yang selama ini aktif mengikuti pembinaan di bawah PASI Sumenep,” ujarnya kepada media ini, Minggu (11/05/2025).
Menurut Abd. Moedjib, capaian ini sangat berarti bukan hanya bagi Syaiful secara pribadi, tetapi juga sebagai indikator kemajuan pembinaan atletik di Kabupaten Sumenep, khususnya di kecamatan.
“Ini menjadi bukti bahwa dengan pembinaan yang terarah dan motivasi tinggi, anak-anak dari desa atau kecamatan juga mampu bersaing di panggung provinsi bahkan nasional,” tambahnya.
Dalam dokumentasi resmi yang dibagikan, tampak Syaiful berdiri di podium juara III dengan mengenakan jaket biru-hitam. Ia memegang piagam penghargaan dan medali perunggu dengan penuh kebanggaan. .
Sementara dua atlet dari PASI Kabupaten Malang menduduki podium pertama dan kedua, masing-masing membawa pulang medali emas dan perak.
Lebih lanjut, Abd. Moedjib menegaskan komitmen PASI Sumenep untuk terus memperluas jangkauan pembinaan hingga ke kecamatan-kecamatan.
“Kami yakin, di Sumenep ini masih banyak talenta muda potensial yang butuh ruang, pelatihan, dan kesempatan untuk berkembang. PASI Sumenep akan terus mendorong kolaborasi dengan sekolah, desa, hingga komunitas olahraga lokal.” jelasnya.
Pihaknya juga berharap pemerintah daerah dan stakeholder terkait semakin memberi perhatian pada pembinaan atletik di Sumenep.
“Prestasi ini semoga menjadi pemicu bagi semua pihak agar bersama-sama membangun olahraga prestasi, khususnya atletik. Syaiful Bahri adalah contoh nyata bahwa investasi di bidang olahraga tidak pernah sia-sia,” pungkasnya. (REDJAVA****)









