JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Perguruan Silat Nasional (PSN) Perisai Putih Cabang Sumenep menatap tahun 2026 dengan langkah mantap. Bukan sekadar mengejar prestasi di arena pertandingan, perguruan ini menegaskan komitmen membangun ekosistem pencak silat yang kuat, berkarakter, dan berakar pada nilai-nilai moral luhur.
Di tengah dinamika olahraga bela diri yang semakin kompetitif, PSN Perisai Putih Sumenep memilih jalur pembinaan menyeluruh mengasah fisik, menata mental, sekaligus memperkuat integritas pesilat sejak dini.
Ketua PSN Perisai Putih Cabang Sumenep, Imam Syafi’i, S.H., menegaskan bahwa visi besar 2026 diarahkan untuk mencetak pesilat yang utuh, bukan hanya tangguh di atas gelanggang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi kami untuk melahirkan pesilat yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki karakter, disiplin, dan nilai persaudaraan yang kokoh,” kata Imam Syafi’i, Rabu (31/12/2025).
Menurutnya, tantangan terbesar pencak silat saat ini bukan semata soal teknik atau kekuatan, melainkan bagaimana menjaga nilai luhur silat agar tetap relevan di tengah perubahan zaman.
“Prestasi saja tidak cukup. Pesilat harus mampu mengendalikan emosi, bersikap sportif, dan menunjukkan akhlak yang baik, baik di dalam maupun di luar arena,” tegasnya.
Imam menambahkan, ke depan pola latihan PSN Perisai Putih Sumenep akan dirancang lebih seimbang. Penguatan teknik bela diri akan berjalan beriringan dengan pembinaan mental dan spiritual untuk membentuk mental juara yang berkarakter.
“Kami meyakini, prestasi tanpa karakter akan mudah rapuh. Karena itu, pembinaan mental dan spiritual menjadi bagian penting dari proses latihan kami,” ujar Imam menambahkan.
Tak hanya fokus pada atlet secara individu, PSN Perisai Putih Sumenep juga menaruh perhatian besar pada soliditas organisasi. Penguatan silaturahmi antar-ranting dipandang sebagai kunci menjaga harmoni dan semangat kebersamaan di tubuh perguruan.
“Persaudaraan adalah roh Perisai Putih. Jika internal kami solid dan harmonis, maka semangat berlatih dan prestasi atlet akan tumbuh secara alami,” tandasnya.
Dengan strategi pembinaan berlapis tersebut, PSN Perisai Putih Sumenep optimistis dapat tampil sebagai salah satu kekuatan utama pencak silat di Jawa Timur. Lebih dari itu, perguruan ini ingin menghadirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu menjaga nama baik daerah melalui sikap santun, disiplin, dan berakhlak. (REDJAVA****)









