JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Perguruan Silat Nasional (PSN) Perisai Putih Cabang Sumenep menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Ronggosukowati Competition 2026 yang digelar di Kabupaten Pamekasan.
Pada kejuaraan bela diri tingkat regional tersebut, kontingen asal ujung timur Pulau Madura ini berhasil membawa pulang total 21 medali dari berbagai kelas tanding.
Rincian perolehan medali tersebut terdiri dari 12 medali emas, 3 medali perak, dan 6 medali perunggu.
Hasil itu menempatkan PSN Perisai Putih Sumenep sebagai salah satu kontingen paling produktif dan diperhitungkan sepanjang kejuaraan yang berlangsung di Bumi Gerbang Salam.
Ketua PSN Perisai Putih Cabang Sumenep, Imam Syafi’ie, menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya atas kerja keras seluruh atlet, pelatih, serta tim pendukung yang terlibat dalam kejuaraan tersebut.
“Torehan 21 medali ini sudah cukup membanggakan dan menjadi awal yang baik dalam event di tahun 2026,” kata Imam, Selasa (3/2/2026).
Menurut Imam, Ronggosukowati Competition menjadi kompetisi pembuka di awal tahun yang memiliki arti strategis bagi pembinaan atlet.
Selain menjadi ajang uji kemampuan, kejuaraan ini juga menjadi tolok ukur kesiapan atlet menghadapi agenda pertandingan berikutnya.
“Kejuaraan ini menjadi pembuka kalender kegiatan kami di tahun 2026 dan tentu memberikan motivasi besar bagi para atlet untuk terus meningkatkan kualitas latihan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa capaian tersebut bukan diraih secara instan, melainkan hasil dari proses latihan berjenjang yang dijalankan secara konsisten oleh para atlet PSN Perisai Putih Sumenep.
“Ini adalah awal yang baik bagi Perisai Putih dalam mengarungi berbagai kompetisi yang akan datang. Anak-anak tampil disiplin dan menunjukkan mental bertanding yang semakin matang,” tambah Imam Syafi’i.
Meski belum berhasil mengamankan gelar juara umum, Imam menilai performa atlet di arena pertandingan telah melampaui target awal yang dipatok manajemen tim.
“Meski tidak mendapatkan peringkat juara umum, hasil ini sudah sangat membanggakan bagi kami karena kualitas permainan atlet sudah di atas ekspektasi,” sambungnya.
Capaian tersebut semakin terasa istimewa jika melihat efektivitas kontingen yang diturunkan. Dari 25 atlet yang dikirimkan PSN Perisai Putih Cabang Sumenep, hanya tiga atlet yang belum berhasil menyumbangkan medali.
“Dari 25 atlet yang kami turunkan, hanya tiga yang belum meraih medali. Ini menunjukkan bahwa pembinaan yang kami lakukan berjalan cukup efektif,” ungkap Syafi’i sapaan akrabnya.
Lebih lanjut, Imam berharap prestasi ini dapat menjadi pemicu semangat bagi perkembangan pencak silat di Kabupaten Sumenep.
Ia juga berharap dukungan berbagai pihak terus mengalir agar para atlet dapat menatap kompetisi di level yang lebih tinggi.
“Kami berharap capaian ini menjadi momentum kebangkitan pencak silat di Sumenep, sekaligus melahirkan atlet-atlet muda yang siap bersaing di tingkat nasional,” pungkasnya. (REDJAVA/$$$)












